Tanpa Pamrih

Lukas 14:12-14

Belum ada komentar 85 Views

Tetapi, apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh,…. Engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu…(Lukas 14:13-14a)

“Kebaikan sejati bukanlah memberi untuk mendapatkan, melainkan memberi tanpa mengharapkan balasan.” Demikianlah sebuah kalimat bijak yang mengajarkan kita tentang arti ketulusan. Hidup yang bermakna lahir dari sikap hati yang tulus dan tanpa pamrih dalam memberi.

Yesus mengajarkan prinsip serupa dalam Lukas 14:12¬14. Di tengah budaya transaksional yang menghargai timbal balik dan mengutamakan keuntungan dalam memberi, Yesus justru mengajarkan sebaliknya. la menegaskan bahwa kebaikan sejati adalah ketika kita tetap dapat memberi dengan tulus kepada mereka yang tidak dapat membalas kebaikan kita. Ini merupakan panggilan untuk hidup dengan kasih yang tulus, tidak terikat pada keuntungan pribadi. Bagi Yesus, hidup bukan terutama tentang seberapa banyak yang dapat kita kumpulkan, melainkan seberapa banyak yang dapat kita bagikan kepada sesama dengan tulus dan tanpa pamrih.

Bagaimana dengan kita? Mari kita mengevaluasi motivasi kita dalam memberi. Apakah kita melakukannya demi pengakuan, imbalan, atau karena sungguh mengasihi? Hari ini, mari kita buka hati dan tangan untuk memberi, bukan karena ingin pamrih, melainkan karena ingin mencerminkan kasih Tuhan kepada sesama. Ketika kita memberi dengan hati yang tulus, kita tidak hanya menjadi saluran berkat bagi sesama, tetapi juga menyenangkan hati Tuhan. [Pdt. Jotje H. Karuh]

DOA:
Tuhan, ajar kami untuk memberi dengan tulus dan mengasihi sesama tanpa pamrih. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 25:6-9; Mzm. 116:1-4, 12-19; Luk. 14 : 12-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...