Tanpa Pamrih

Lukas 14:12-14

Belum ada komentar 80 Views

Tetapi, apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh,…. Engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu…(Lukas 14:13-14a)

“Kebaikan sejati bukanlah memberi untuk mendapatkan, melainkan memberi tanpa mengharapkan balasan.” Demikianlah sebuah kalimat bijak yang mengajarkan kita tentang arti ketulusan. Hidup yang bermakna lahir dari sikap hati yang tulus dan tanpa pamrih dalam memberi.

Yesus mengajarkan prinsip serupa dalam Lukas 14:12¬14. Di tengah budaya transaksional yang menghargai timbal balik dan mengutamakan keuntungan dalam memberi, Yesus justru mengajarkan sebaliknya. la menegaskan bahwa kebaikan sejati adalah ketika kita tetap dapat memberi dengan tulus kepada mereka yang tidak dapat membalas kebaikan kita. Ini merupakan panggilan untuk hidup dengan kasih yang tulus, tidak terikat pada keuntungan pribadi. Bagi Yesus, hidup bukan terutama tentang seberapa banyak yang dapat kita kumpulkan, melainkan seberapa banyak yang dapat kita bagikan kepada sesama dengan tulus dan tanpa pamrih.

Bagaimana dengan kita? Mari kita mengevaluasi motivasi kita dalam memberi. Apakah kita melakukannya demi pengakuan, imbalan, atau karena sungguh mengasihi? Hari ini, mari kita buka hati dan tangan untuk memberi, bukan karena ingin pamrih, melainkan karena ingin mencerminkan kasih Tuhan kepada sesama. Ketika kita memberi dengan hati yang tulus, kita tidak hanya menjadi saluran berkat bagi sesama, tetapi juga menyenangkan hati Tuhan. [Pdt. Jotje H. Karuh]

DOA:
Tuhan, ajar kami untuk memberi dengan tulus dan mengasihi sesama tanpa pamrih. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 25:6-9; Mzm. 116:1-4, 12-19; Luk. 14 : 12-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...