BAHAYA KEDENGKIAN

Matius 27:11-54

Belum ada komentar 90 Views

Ia sudah mengetahui bahwa mereka menyerahkan Yesus karena dengki. (Matius 27:18)

Seorang sahabat membagikan kisah pilu. Ia dijatuhkan oleh temannya sendiri karena rasa dengki. Dalam relasi, hal semacam ini memang sering terjadi, terlebih di dunia kerja yang sarat dengan kompetisi. Di tempat kerja, ada orang- orang tertentu yang tidak senang melihat orang lain lebih dari dirinya. Orang yang narsisistik biasanya demikian.

Yesus diarak dan dihukum karena orang lain iri hati kepada-Nya. Padahal, Yesus tidak bersalah sedikit pun. Pilatus pun sebenarnya tahu bahwa orang banyak, bersama para pemuka agama, mendengki Yesus. Namun, ironisnya, Pilatus tidak berani menegakkan kebenaran. Ia memilih jalan aman. Mungkin Pilatus juga merasa iri kepada Yesus, sebab ia tidak mampu seperti Yesus, yang tetap tenang dan kokoh memegang kebenaran. Kedengkian memang membuat akal sehat tidak berfungsi dengan baik. Kedengkian membuat orang menghalalkan segala cara demi ambisi. Dalam bentuk ekstrem, kedengkian bisa mematikan. Seperti yang dialami Yesus: Ia menjadi korban kedengkian massa, para pemuka agama, dan politisi.

Sahabat, dengki adalah penyakit hati. Kedengkian akan merusak diri sendiri sekaligus orang lain. Berbahagialah atas kesuksesan orang lain. Tak perlu iri hati atau dengki. Tumbuhkan budaya apresiatif, baik kepada diri sendiri maupun orang lain. Yesus telah memberikan diri-Nya sebagai kurban bagi kita, supaya tidak ada lagi korban- korban kedengkian yang baru. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Menyadari bahaya kedengkian menjadi langkah awal untuk kita memutusnya dan menggantikannya dengan budaya apresiasi.

Ayat Pendukung: Yes. 50 :4-9a; Mzm. 31:9-16; Flp. 2:5-11; Mat. 27:11-54
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...