Ingatan yang Menyembuhkan

Mazmur 143

Belum ada komentar 81 Views

Aku teringat akan hari-hari di masa lampau, aku menuturkan segala pekerjaan-Mu, aku merenungkan perbuatan tangan-Mu. (Mazmur 143:5)

Mengingat bukan sekadar momen nostalgia. Mengingat dapat menjadi momen yang menyembuhkan, apalagi ketika perjalanan hidup bertabur duri. Mengingat saat- saat itu tentu menimbulkan rasa sakit. Namun, dengan mengingat, sesungguhnya kita sedang berproses untuk menyembuhkan luka dalam berelasi.

Daud, dalam mazmurnya, memanggil kembali ingatannya kepada Allah. Sebagai manusia, Daud tidak luput dari kekurangan dan kesalahan. Namun, ia mengenang bagaimana TUHAN mengangkat dirinya. Dia yang tak diperhitungkan justru dinobatkan sebagai raja. Ia jatuh dalam dosa, tetapi Allah mengampuni dan meluputkannya. Hari-harinya di masa lampau sarat dengan kasih setia TUHAN. Dengan mengingat itu, Daud memiliki kekuatan dan pengharapan di masa kini. Allah yang sama pasti akan menolongnya. Allah akan meluputkannya dari musuh-musuh. Ia lelah, tetapi dengan mengingat karya TUHAN di masa lalu, ia dapat bangkit dan terus bergiat.

Saat ini, kita mungkin sedang menghadapi pergumulan. Kita barangkali sedang tidak baik-baik saja. Ada luka dalam berelasi, dan mengingat pengalaman itu bisa membuat kita merasa sakit kembali. Akan tetapi, kita masih ada sampai detik ini. Mengapa? Sebab kita tidak sendiri. Allah hadir dan terus bekerja. Ia menopang kita di masa lalu, masa kini, dan masa depan. Cobalah mengingat kasih setia-Nya. Kita tidak hanya akan sembuh, tetapi juga akan mampu bersyukur. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Ingatan akan kasih setia Tuhan menjadi obat yang manjur, sanggup memulihkan luka dan rasa sakit yang terjadi dalam hidup sehari-hari.

Ayat Pendukung: 1 Raj. 17:17-24; Mzm. 143; Kis. 20:7-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....
  • Ikut Menghadirkan Kerajaan Surga
    Matius 13:31-33, 44-52
    “Kerajaan Surga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diaduk ke dalam tepung terigu sebanyak empat puluh liter...