Konsekuensi Ketidaktaatan

1 Samuel 15:22-31

Belum ada komentar 92 Views

Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun menolakmu sebagai raja atas Israel.” (1 Samuel 15:26)

Taat! Ini kata yang pendek tapi konsekuensinya panjang. Seorang sahabat menceritakan masa-masa manis sewaktu bekerja. Ia bersikap kritis, tetapi tetap menunjukkan ketaatan pada aturan dan atasan. Kariernya bagus. Ia juga disenangi banyak kawan.

Saul adalah sosok yang manis dan gagah secara fisik. Namun, perjalanannya sebagai raja tidak semanis dan segagah itu. Mengapa? Karena ketidaktaatan! TUHAN memintanya untuk menumpas musuh beserta semua harta benda mereka. Namun, Saul tidak melakukannya. Ia lebih mendengarkan suara rakyatnya, yang justru merampas harta benda musuh dalam perang. Alasannya, ternak yang dirampas akan dipersembahkan kepada TUHAN. Karena itu, Samuel dengan keras menegur Saul. Samuel tanpa tedeng aling-aling menyatakan bahwa TUHAN menolak Saul sebagai raja, sebab ia menolak firman-Nya. Harga sebuah ketidaktaatan Saul sangat mahal: ia kehilangan jabatan, kebahagiaan, dan makna hidup.

Sahabat, belajar taat mungkin sulit, tetapi hasilnya selalu manis. Dari Saul kita belajar bahwa ketidaktaatan akan menyusahkan diri sendiri, dan membuat kita kehilangan kepercayaan. Karena itu, baiklah kita memilih untuk taat. Hidup adalah amanat dari Tuhan, demikian juga jabatan. Jika kita taat kepada aturan, hukum, dan firman-Nya, kita tidak hanya disenangi oleh kawan, tetapi juga dirahmati oleh Tuhan. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Kalau kita tidak taat, kita akan kehilangan legitimasi dan kepercayaan. Jadilah taat untuk merasakan manisnya rahmat Tuhan.

Ayat Pendukung: 1 Sam. 15:22-31; Mzm. 23; Ef. 5:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...