Kristus, Sang Penerobos Batas

Yohanes 4:1-6

Belum ada komentar 82 Views

Lalu sampailah la ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf. (Yohanes 4:5)

Manusia tak pernah bisa lepas dari batasan. Jika kita ingin hidup bebas, justru kita harus selalu memperhatikan batas. Misalnya, batas antara benar dan salah, baik dan buruk. Jika batasan ini kabur, hidup kita akan ngawur dan tidak etis. Batas benar-salah, baik-buruk, atau tepat-tidak tepat, tidak boleh diterobos. Itu adalah batas etika. Namun, sekat pembatas berupa stigma, prasangka negatif berdasarkan suku, gender, golongan, dan agama harus diterobos.

Yesus adalah penerobos batas negatif seperti itu. Dari Yudea ke Galilea, Yesus justru melewati daerah Samaria. Tidak hanya itu, la singgah di Sikhar dan duduk berbincang dengan seorang perempuan Samaria di tepi sumur Yakub. Samaria tidak diakui sebagai bagian dari Israel. Mereka telah kawin campur dan dianggap sebagai orang luar. Mereka dipandang kafir, sehingga harus dijauhi dari pergaulan. “Yang baik tidak mungkin datang dari Samaria,” begitu anggapan umum saat itu. Stigma ini diterobos oleh Kristus. Kebaikan dan kebenaran dapat muncul dari mana saja.

Sahabat, batas-batas etika harus kita perhatikan supaya kita dapat hidup bebas dan bermartabat. Namun, pembatas yang tidak manusiawi, seperti diskriminasi, harus kita terobos. Yesus telah memberikan teladan. la menghendaki semua manusia saling menerima dan berbagi cinta Allah. Cinta Allah harus kita nyatakan dalam relasi kita. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Batas yang membebaskan itu baik. Namun, diskriminasi dan stigma yang membatasi manusia dalam berelasi harus diterobos.

Ayat Pendukung: Kel. 16:27-35; Mzm. 95; Yoh. 4:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jangan Takut Atau Bimbang
    Yesaya 41:8-10
    Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau....
  • Tinggal Dalam Kebenaran
    Mazmur 17:1-7, 15
    Tetapi, aku, dalam kebenaran akan kupandang wajah-Mu, dan pada waktu bangun aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu. (Mazmur 17:15)...
  • Sabar Dalam Proses
    Markus 4:30-34
    Namun, setelah ditaburkan, benih itu tumbuh dan menjadi lebih besar daripada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang...
  • Tetap Tekun dan Berhikmat
    Kejadian 30:37-43
    Demikianlah laki-laki itu menjadi kaya raya, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta dan keledai....
  • Berkat Allah Bagi Alam
    Mazmur 65:8-13
    Maka orang-orang yang tinggal di ujung-ujung bumi, kagum akan tanda-tanda mukjizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan berlalunya senja. Kaubuat bersorak-sorai....