Kekuatan Kasih Sayang

Mikha 7:18-20

1 Komentar 93 Views

Kiranya la kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dasar laut yang dalam. (Mikha 7:19)

Kekuatan kasih sayang ditunjukkan secara jelas dan nyata saat seseorang memberikan pengampunan. Melalui pengampunan, segala kesalahan dihapuskan, dan luka yang ditimbulkan oleh kesalahan pun dipulihkan. Hanya kasih sayanglah yang dapat melakukan hal itu.

Kekuatan Allah tidak hanya dikenal melalui murka dan penghukuman-Nya atas umat yang berdosa, melainkan terlebih lagi melalui kebesaran kasih sayang dan kemurahan hati-Nya. Oleh karena itu, umat Israel berharap agar, ketika mereka berbalik dan bertobat dari segala dosa dan kesalahan mereka, Allah berkenan kembali menyayangi serta menghapuskan dosa dan kesalahan mereka. Pengampunan yang Allah berikan merupakan perpaduan antara kekuatan dan kasih sayang-Nya. Itu sebabnya, penghapusan dosa umat tersebut digambarkan seperti saat Allah menenggelamkan Firaun dan pasukannya ketika umat Israel keluar dari tanah Mesir. Hal itu sekaligus menegaskan bahwa, ketika Allah mengampuni dosa, la sesungguhnya memusnahkan segala dosa dan pelanggaran umat-Nya untuk selama-lamanya.

Dari firman ini, kita belajar dua hal penting. Pertama, kita tidak perlu meragukan kebesaran kasih sayang Allah. Ketika kita bertobat, jangan pernah ragu untuk datang dan memohon kasih sayang-Nya. Kedua, kita dipanggil untuk mengasihi setiap orang yang bersalah kepada kita. Memendam kebencian dan dendam bukanlah kekuatan; mengasihi dan mengampuni itulah kekuatan yang sejati. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Terima kasih untuk kasih sayang-Mu, ya Tuhan. Ajar kami untuk juga memiliki kasih sayang kepada sesama kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mi.7:18-20; Mzm. 121; Rm. 3:21-31
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Marimpun Magium

    Terbaik hantar lebih banyak renungan motivasi untuk memperkuatkan pengabdian kepada Tuhan.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...