KEGEMBIRAAN

Ester 9:1-5, 18-23

Belum ada komentar 78 Views

Sebab, pada hari-hari itu orang Yahudi aman dari musuhnya… Mereka juga diwajibkan menjadikan hari-hari itu hari perjamuan dan sukacita serta hari untuk antar-mengantar makanan dan bersedekah kepada orang miskin. (Ester 9:22)

Euforia adalah suatu perasaan gembira yang berlebihan. Kegembiraan itu bisa disebabkan karena sesuatu yang lama dinantikan akhirnya datang atau terjadi juga. Bisa juga karena sesuatu yang tampak mustahil terjadi, ternyata menjadi kenyataan. Kegembiraan yang berlebihan bisa saja memicu tindakan-tindakan anarkis yang berujung pada kekacauan.

Bangsa Yahudi akhirnya terbebas dari ketakutan terhadap para musuhnya yang selama ini terus berusaha membunuh dan memusnahkan mereka. Kekuasaan Mordekhai semakin besar dan itu memberi jaminan perlindungan terhadap mereka. Memang terjadi tindak kekerasan di beberapa tempat. Namun, hal itu merupakan buah yang dituai oleh setiap orang yang berniat jahat terhadap sesamanya. Fokus utama ketika mereka merayakan kemenangan di bulan Adar bukanlah tindak kekerasan. Justru pada hari itu mereka menjadikannya sebagai hari perjamuan, di mana mereka saling antar-mengantar makanan dan menyatakan kepedulian terhadap orang-orang miskin. Pada awalnya saat undang-undang Raja Ahasweros dilaksanakan, terjadilah euforia di beberapa tempat, tetapi hal itu segera diredam dengan penetapan hari perjamuan yang menekankan tindakan kasih.

Kita boleh bergembira oleh karena suatu peristiwa. Namun, hendaknya kegembiraan itu tidak menimbulkan dampak yang negatif bagi orang lain. Kegembiraan yang sejati semestinya mendorong dilakukannya perbuatan-perbuatan kasih bagi sesama. Kegembiraan adalah suatu berkat maka harus juga menjadi berkat bagi orang lain. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Tuhan, jadikan kegembiraan yang kami alami sebagai pendorong untuk melakukan perbuatan kasih kepada sesama kami. Amin.

Ayat Pendukung: Est. 1:1-5, 18-23; Mzm. 122; Luk. 12:4-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...
  • Selagi Masih Siang
    Kejadian 29:1-14
    Lalu kata Yakub, “Hari masih siang, belum waktunya untuk mengumpulkan ternak. Berilah minum kambing dombamu itu, kemudian pergilah mengembalakannya...
  • Bye-Bye FOMO!
    Mazmur 81
    Janganlah ada di antaramu Hah lain, dan janganlah engkau sujud menyembah ilah asing. (Mazmur 81:10) FOMO, fear of missing...
  • SANG AIR HIDUP
    Yohanes 4:5-42
    Tetapi siapa yang minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. (Yohanes 414a) Air adalah...
  • Kristus, Sang Penerobos Batas
    Yohanes 4:1-6
    Lalu sampailah la ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya,...