Jangan Buat Tuhan Gusar

Ulangan 9:15-24

Belum ada komentar 98 Views

Di Tabera, di Masa, dan di Kibrot-Ta’awa, kamu selalu membangkitkan amarah TUHAN. (Ulangan 9:22)

Amir dikenal sebagai anak nakal di sekolahnya. la sangat sering melanggar peraturan-peraturan sekolah, seperti terlambat masuk sekolah, tidak mengerjakan PR, atau tidak membawa buku yang diperlukan. Ada saja ulahnya yang membuat guru merasa gusar.

Bangsa Israel dikenal sebagai umat TUHAN yang tegar tengkuk. Berulang kali diberi petunjuk TUHAN, tetapi berulang kali juga mereka melanggarnya. Juga ketika satu kali Musa selama empat puluh hari berada di puncak Gunung Sinai untuk menerima dua loh perjanjian TUHAN yang berisi sepuluh hukum, Bangsa Israel malah berbuat dosa dengan membuat anak lembu tuangan. Ini tindakan yang tidak mengindahkan TUHAN, dan tidak memperhatikan perintah-Nya. Lagi-lagi Bangsa Israel tidak menaati perintah TUHAN. Hal itu membuat TUHAN gusar. Itulah yang menyebabkan mereka harus berputar-putar di padang gurun sampai empat puluh tahun lamanya.

Kita pun sering membuat Tuhan gusar. Sudah mendengar firman berkali-kali, tetapi masih mengulangi dosa yang sama. Sudah diingatkan dan diberi kesempatan bertobat, tetapi tetap bertahan dengan kebiasaan buruk yang mendukakan hati Tuhan. Padahal, Tuhan memberikan perintah-Nya agar kita hidup dalam kebaikan-Nya, bukan untuk menjerumuskan kita. Oleh karena itu, dengar dan taati perintah-Nya. Berjalanlah sesuai kehendak-Nya, agar kita menjadi umat kesayangan-Nya, dan selalu mengalami pemenuhan janji-janji Tuhan tepat pada waktu-Nya. [Pdt. Em. Meitha Sartika]

REFLEKSI:
Mari menjadi umat kesayangan Tuhan, dan berhenti membuat Tuhan gusar.

Ayat Pendukung: Ul. 9:15-24; Mzm. 99; Luk. 10:21-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...