Tuhan Berdaulat

Yeremia 36:27-32

Belum ada komentar 97 Views

Aku akan mendatangkan atas mereka, atas penduduk Yerusalem, dan atas orang Yehuda segenap malapetaka yang Kuancamkan kepada mereka dan yang tidak mau mereka dengarkan. (Yeremia 36:31)

Apabila kita berkesempatan untuk mengunjungi desa di lereng Gunung Merapi pasca letusan tahun 2010, kita akan melihat rumah- rumah penduduk dan sisa-sisa perabot yang sebagian hangus terbakar. Sungguh suatu pemandangan yang memprihatinkan, membayangkan bahwa sebelumnya rumah-rumah itu ramai dengan aktivitas penghuninya. Ternyata para korban kebanyakan adalah orang-orang yang tidak mau mendengarkan peringatan bahaya, sebab mereka tetap kembali ke rumah dan mengurus ternaknya walaupun dalam kondisi yang sangat berbahaya. Akhirnya mereka tidak selamat dari bencana.

Raja Yoyakim menolak firman TUHAN dengan tindakannya mengoyak-ngoyak gulungan kitab dan melemparkannya ke dalam api. Bahkan ia menunjukkan kemarahannya dengan menyuruh orang menangkap Yeremia dan Barukh. Dengan tindakannya Yoyakim seolah menolak segala ancaman malapetaka yang akan terjadi pada dirinya dan bangsanya. Namun sesungguhnya Raja Yoyakim tidak dapat mengelak dari hukuman TUHAN, satu kata pun dari firman Allah tidak akan berubah. Ketidakpercayaan manusia tidak akan membuat firman Allah tidak berlaku.

Pemberitaan firman Tuhan pasti akan menimbulkan respons, entah pertobatan atau malah perlawanan dan pemberontakan. Namun demikian firman Tuhan tidak dapat diabaikan begitu saja sekehendak hati. Berkeras hati atau menolak untuk bertobat hanya akan berujung pada kebinasaan, sebab Allah berdaulat. Karena itu jangan keraskan hati bila mendengar firman Tuhan, bertobatlah! [Pdt. Melani Ajub Egne]

REFLEKSI:
Respons terhadap firman Tuhan akan menentukan masa depan hidup yang kita akan jalani.

Ayat Pendukung: Yer. 36:27-32; Mzm. 119:89-96; Luk. 4:38-44
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...