Hak Sebagai Anak Allah

Yohanes 1:1-18

Belum ada komentar 70 Views

Namun, semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya hak supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya. (Yohanes 1:12)

Rani merasa dirinya tidak mendapat kasih sayang yang penuh dari orangtuanya. Bersama dengan ketiga saudaranya, ia justru mendapat pola didikan yang ketat. Masing-masing anak diberi tugas harian untuk membantu pekerjaan rumah. Namun, setelah kedua orangtuanya meninggal, ia baru menyadari bahwa orangtuanya mengasihi anak-anaknya. Bahkan mereka bekerja keras agar dapat meninggalkan warisan yang cukup bagi anak-anaknya.

Tuhan Yesus telah datang ke dunia ini untuk menjadi jalan bagi manusia untuk dapat mengenal Allah. Ia menjadi manusia dan berdiam di antara kita serta memancarkan kemuliaan sebagai Anak Tunggal Bapa dalam kebenaran dan ketaatan-Nya. Sayangnya tidak semua orang mau menerima Kristus sebagai Tuhan, bahkan menolak-Nya. Namun bagi semua orang yang menerima Yesus sebagai Tuhan, diberikan hak untuk menjadi anak-anak Allah, yang berarti mendapat janji-janji Allah yang disediakan-Nya.

Kita diberi anugerah untuk mengenal Kristus dan karya-Nya melalui pemberitaan Injil yang dilakukan para guru Sekolah Minggu, pendeta, dan lain-lain. Tuhan mengharapkan agar kita menanggapi karya Kristus dengan sungguh-sungguh percaya kepada-Nya dan menerima-Nya sebagai Juru selamat. Semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya hak sebagai anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya. Kita harus membangun iman dan menumbuhkannya terus-menerus, sebab kita telah diangkat sebagai anak-anak Allah yang berhak menerima janji-janji-Nya. [Pdt. Melani Ajub Egne]

REFLEKSI:
Hiduplah sebagai anak-anak Allah yang dapat mencerminkan kemuliaan Bapa sehingga kita layak disebut anak Allah.

Ayat Pendukung: Yer. 31:7-14; Mzm. 147:12-20; Ef. 1:3-14; Yoh. 1:(1-9), 10-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MENCLA-MENCLE
    Matius 16:21-28
    “… sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23c) “Mencla-mencle” adalah istilah...
  • Terima Kasih
    Matius 8:14-17
    …Ia pun bangun dan melayani Dia. (Matius 8:15b) Ada dua kata yang diajarkan oleh orangtua ketika kita masih kecil,...
  • Menahan Kejahatan
    2 Tesalonika 2:7-12
    Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan….(2 Tesalonika 2:7a) Kemudahan dalam memperoleh akses...
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...