Memuji Nama Tuhan

Mazmur 148

Belum ada komentar 76 Views

Hendaklah semuanya memuji nama TUHAN, sebab hanya nama-Nya yang tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi bumi dan langit. (Mazmur 148:13)

Allah bukanlah sekadar energi alam. Dia adalah Sang Pribadi Ilahi. Kepada Musa, Allah memperkenalkan nama-Nya, yaitu YHWH (baca: Adonai), yang artinya “TUHAN Penolong”. Dengan menyatakan diri-Nya, Allah yang tidak terbatas menjadi Allah yang dikenal dan dekat sehingga terjalin relasi personal dengan umat-Nya.

Nama “Allah” bersifat kudus, karena itu setiap umat tidak boleh menyebut nama TUHAN dengan sia-sia (Kel. 20:7). Di dalam nama Allah terkandung kuasa dan perlindungan bagi mereka yang percaya. Amsal 18:10 menyatakan bahwa nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat. Karena itu umat menaikkan doksologi yang memuji dan memuliakan Allah. Secara harafiah doksologi berasal dari kata “doxa” (kemuliaan) dan kata “logia” (perkataan). Melalui doksologi, umat menaikkan pujian bagi kemuliaan Allah. Hakikat ibadah adalah umat memuji nama Tuhan dan menyembah-Nya.

Ibadah tidak hanya terbatas pada lingkup ritual, sebab setiap aspek dalam kehidupan merupakan ibadah. Karena itu makna memuji Tuhan seharusnya diejawantahkan ke dalam realitas hidup sehari-hari, yaitu “liturgy after the liturgy“. Kita memuji Allah seraya memberlakukan kasih, keadilan, dan perdamaian. Ibadah yang memuji Allah senantiasa terintegrasi dengan tindakan sehari-hari. Kita akan menista nama Tuhan, apabila ucapan atau perbuatan kita bertentangan dengan firman-Nya. [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Mampukanlah kami memuji dan memuliakan nama-Mu ya Tuhan, dalam ibadah dan setiap aspek kehidupan kami, sebab Engkau kudus. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 54:1-13; Mzm. 148; Why. 21:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • MENCLA-MENCLE
    Matius 16:21-28
    “… sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (Matius 16:23c) “Mencla-mencle” adalah istilah...
  • Terima Kasih
    Matius 8:14-17
    …Ia pun bangun dan melayani Dia. (Matius 8:15b) Ada dua kata yang diajarkan oleh orangtua ketika kita masih kecil,...
  • Menahan Kejahatan
    2 Tesalonika 2:7-12
    Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan….(2 Tesalonika 2:7a) Kemudahan dalam memperoleh akses...
  • IMITASI
    Efesus 5:1-6
    Sebab itu, sebagai anak-anak yang terkasih, teladanilah Allah. (Efesus 5:1) Seorang anak cenderung meniru perilaku orangtuanya. Proses ini dikenal...
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...