Menghayati Kasih Setia Tuhan

Mazmur 48

1 Komentar 240 Views

Sungguh, inilah Allah, Allah kitalah Dia seterusnya dan selamanya! Dialah yang memimpin kita sampai akhir hayat! (Mzm. 48:15)

Ketika menyerang dan menaklukan Mesir, Julius Caesar berkata: “Veni, vidi, vici”, yang berarti aku datang, aku melihat, aku menang. Namun, hal ini tidak dapat dilakukan oleh para penyerang atau musuh yang hendak menaklukan Yerusalem. Bahkan dikatakan bahwa para musuh yang menyerang itu merasa takjub, tercengang, terkejut, dan lari kebingungan. Pada tahun 701 SM Yerusalem pernah dikepung oleh pasukan Asyur selama berbulan-bulan. Tetapi kemudian pengepungan dihentikan oleh Asyur. Mereka kembali ke negerinya. Kelepasan Yerusalem bukan karena bentengnya yang kuat dan kokoh, tetapi karena karya Tuhan.

Mazmur 48 berisi ajakan pemazmur kepada umat untuk mengingat kasih setia Tuhan yang membebaskan mereka dari tangan musuh. Mereka sudah mengalami pasang surut kehidupan dan melihat karya Tuhan di dalamnya yang menolong mereka. Dengan menghayati kasih Tuhan maka umat tidak akan melupakan Tuhan dan segala perbuatan-Nya dalam hidupnya. Selain itu, pemazmur juga mengajak umat untuk meneruskan keyakinan iman dan hidup beriman bersama Tuhan pada generasi berikutnya.

Bagaimana dengan diri kita? Jika kita berefleksi atas kehidupan yang sudah kita lewati, maka kita akan melihat kesetiaan Tuhan dalam menyertai dan meneguhkan perjalanan hidup kita. Mari kita menghayatinya untuk memperteguh iman percaya kita dan meneruskan kesetiaan hidup beriman kepada generasi berikutnya. [Pdt. Jotje Hanri Karuh]

REFLEKSI:
Mengingat Tuhan di sepanjang kehidupan, akan membawa kita pada kehidupan yang bersyukur dan melaksanakan kehendak-Nya.

Ayat Pendukung: 2 Sam. 3:1-12; Mzm. 48; 2 Kor. 10:7-11
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. M Sinambela

    Dengan melaksanakan KehendakNya Gereja (Umat Tuhan) makain hidup berhikmat.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...