Tanah yang Baik

Lukas 8:4-15

Belum ada komentar 148 Views

Yang di tanah yang baik artinya orang-orang mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik, dan mengeluarkan buah dalam ketekunan. (Luk. 8:15)

Wisuda adalah momen yang paling mengharukan bagi seorang yang telah menyelesaikan studi sarjana, mengingat perjuangan untuk menulis dan penelitian adalah momen melelahkan dan menguras energi. Namun, kita juga sering mendengar dan diingatkan pada setiap acara wisuda, bahwa ini adalah awal, bagaimana ilmu yang diperoleh menjadi berguna bagi kehidupan selanjutnya, adalah bukti keberhasilan yang sesungguhnya.

Demikian juga tentang pertumbuhan orang beriman. Orang beriman bertumbuh ketika tidak hanya mendengar firman, melainkan juga menghidupi firman. Kita bisa mendengar firman kapan dan di mana saja, apalagi zaman sekarang, akses untuk mendengarkan firman terasa begitu mudah. Namun, mendengar firman barulah langkah awal, bagaimana firman yang kita dengar berguna dalam hidup itulah yang terpenting. Karena itu, diperlukan hati yang baik untuk menaruh firman dan ketekunan untuk melakukannya. Seperti menyemai bibit tanaman perlu tanah yang baik, agar firman bertumbuh dengan baik, perlu hati yang baik dan bertekun, hati yang tidak menyimpang dan tetap setia pada Tuhan meski berada dalam berbagai kesulitan dan tantangan.

Sudah waktunya kita bergerak dari pendengar menjadi pelaku firman. Kita memberikan pada Tuhan tanah yang baik, yaitu hati kita yang baik dan bertekunlah bukan hanya untuk dapat bertahan hidup, melainkan untuk dapat membuktikan kita bertumbuh dalam firman. [Rambu Bangi Roni]

DOA:
Tuhan jadikan hatiku tanah yang baik, untuk dapat menerima dan bertumbuh dalam firman. Amin.

Ayat Pendukung: Kej. 2:4b-14; Mzm. 130; Luk. 8:4-15
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...