HALELUYA

Mazmur 150

Belum ada komentar 123 Views

Hendaklah segala yang bernapas memuji TUHAN! Haleluya! (Mzm. 150:6)

Haleluya! Kata ini tidak asing dalam kehidupan kita, bukan? Pada saat kita mendengar ada suatu kebaikan Tuhan yang dialami oleh seseorang, maka kata itu disebutkan. Pada konteks tersebut, kata ‘haleluya’ menjadi semacam ungkapan syukur, sekaligus sebuah kekaguman akan karya Tuhan dalam kehidupan kita. Maka, pertanyaan yang perlu direnungkan adalah, “Kapan terakhir kali Anda mengagumi kebaikan Tuhan? Kebaikan Tuhan seperti apa yang Anda rasakan akhir-akhir ini?”

Pemazmur mengajak umat untuk memuji Tuhan. Mazmur 150 ini diawali dan diakhiri dengan seruan: haleluya! Kata ‘haleluya’ sendiri artinya adalah pujilah Tuhan. Itu berarti, Mazmur 150 adalah sebuah mazmur yang mengajak umat untuk senantiasa memuji Tuhan. Selalu ada alasan untuk memuji Dia. la adalah Allah yang perkasa dalam segala ciptaan-Nya. Kita dapat memujinya dengan segenap alat musik: sangkakala, gambus, kecapi, atau alat musik lainnya. Kita bisa memujinya dengan gerakan, yakni: tari-tarian. Semua yang bernafas diundang untuk memuji Dia.

Memuji Tuhan oleh karena kebaikan-Nya, berarti kita mengakui bahwa Dia adalah Allah yang tetap berkarya. Ia berkarya bersama dengan kita, di saat kita bekerja, melayani, menjalani pendidikan, atau bahkan di saat kita berkomunikasi dengan sesama. Dengan menyadari bahwa Allah berkarya bersama kita, maka itu berarti kita memuji Dia dengan segala yang kita pikirkan dan lakukan. [Pdt. Natanael Setiadi]

DOA:
Ya Tuhan, ajari hamba untuk senantiasa mengagumi kebaikan dan karya-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Ams. 9:1-6; Mzm. 150; Mrk. 16:9-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...