Hamba Tuhan, Memuji Siapa?

Mazmur 135

Belum ada komentar 28 Views

Haleluya! Pujilah nama TUHAN, pujilah, hai hamba-hamba TUHAN, hai orang-orang yang melayani di rumah TUHAN, di pelataran Rumah Allah kita! (Mzm. 135:1-2)

Istilah hamba Tuhan kerap dilekatkan pada mereka yang melayani penuh waktu di gereja, seperti pendeta, penginjil, atau guru Alkitab. Seolah-olah, mereka yang tidak melayani secara penuh waktu tidak disebut hamba Tuhan. Padahal, setiap orang sesungguhnya adalah hamba Tuhan. Nah, dalam praktiknya, kita menjumpai adanya hamba-hamba Tuhan tertentu, yang dalam pelayanannya lantas mencari puja-puji untuk dirinya. Apakah hal seperti ini benar adanya? Apakah puja-puji itu layak ditujukan kepada manusia?

Dalam Mazmur 135, pemazmur mengajak sejumlah pihak untuk memuji Tuhan. Pihak pertama yang disebutkan adalah hamba-hamba Tuhan. Mereka adalah orang yang melayani di rumah Allah: kaum Lewi, termasuk keturunan Harun. Pihak kedua adalah kaum Israel. Pihak ketiga adalah orang-orang yang takut akan Tuhan. Tuhan layak dipuji karena Ia adalah Allah yang berkuasa atas dunia dan kehidupan.

Hamba Tuhan bagaimanapun adalah manusia biasa. Ia tidak imun dari godaan akan glorifikasi diri (atau pemuliaan diri). Puja-puji dari manusia tentang kehebatan sosok hamba Tuhan bisa membuat sang hamba lupa diri. Karena itu, umat perlu menolong para hamba Tuhan untuk tetap rendah hati, dan tidak kehilangan orientasi: bahwa yang layak dipuja-puji adalah Tuhan sendiri; bukan prestasi manusia atau pencapaian tertentu. Dengan menyadari siapa yang layak dipuji dalam hidup ini, kita ditolong untuk punya fokus yang benar. [Pdt. Natanael Setiadi]

DOA:
Ya Tuhan sertailah para hamba Tuhan untuk tetap setia memuja dan memuji-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 26:1-15; Mzm. 135; Mrk. 12:18-27
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghadirkan Tanda-Tanda Kerajaan Allah
    Matius 5:1-12
    Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di surga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu. (Matius 5:12)...
  • IDENTITASKU
    Yohanes 13:31-35
    “Dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, jikalau kamu saling mengasihi.” (Yohanes 13:35) “Dress code-nya apa?”...
  • Jangan Jadi Kacang Yang Lupa Kulitnya
    Ulangan 24:17-25:4
    Haruslah kauingat bahwa engkau pun dahulu budak di tanah Mesir. Itulah sebabnya aku memerintahkan engkau melakukan hal ini. (Ulangan...
  • Para Tetangga Kita
    Mazmur 15
    … yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; (Mazmur 15:3 b) Orang bijak...
  • Gangguan Dari Luar Dan Dalam
    Lukas 1:67-79
    … dapat beribadah kepada-Nya tanpa takut….(Lukas 1:74b) Kita yang hidup di negeri ini terbiasa mengaitkan rasa takut dalam beribadah...