Jaminan dari Allah

Mazmur 22:23-31

Belum ada komentar 142 Views

Sebab la tidak memandang hina ataupun menganggap sepi kesengsaraan orang yang tertindas, la tidak menyembunyikan wajah-Nya terhadap orang itu, dan Ia mendengarkan seruannya minta tolong. (Mazmur 22:25)

Mengapa memercayakan diri kepada Allah? Apakah dengan demikian kita terbebas dari berbagai kesusahan, sakit, berbagai penderitaan? Apakah ada jaminan itu sehingga kita merasa aman bersama Allah?

Pemazmur membantu kita menemukan jawabnya. Sebab Allah Yang Mahakuasa itu tidak berdiam diri ketika orang yang memercayakan diri dan hidup kepada-Nya mengalami kesengsaraan atau tertindas. la paham betul penderitaan umat-Nya. la mendengar seruan umat yang meminta tolong kepada-Nya. Mendengar berarti la akan bertindak menolong umat-Nya. Berdasarkan pengalaman itulah pemazmur kemudian memuji dan memuliakan Allah di hadapan saudara-saudaranya maupun di hadapan jemaat Allah. Jelaslah bahwa umat yang memercayakan diri kepada-Nya tidak terluput dari berbagai kesusahan. Jaminan yang Allah berikan bukanlah itu. la menjamin bahwa la tidak akan tinggal diam. la tidak pernah meremehkan penderitaan dan kesengsaraan umat-Nya.

lni juga yang menjadi dasar bagi kita memercayakan hidup kita kepada Allah dan kita akan merasa aman bersama- Nya. Karena tidak pernah umat yang bersandar kepada-Nya dipermalukan atau dikecewakan. Allah tidak pernah menyepelekan kepahitan dan kesusahan yang kita alami dan rasakan. Allah tidak menyembunyikan wajah-Nya kepada orang yang berseru kepada-Nya. Karena itu la pasti akan bertindak menolong umat-Nya. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ya Tuhan, kami semakin mantap memercayakan diri dan hidup kami kepada-Mu, karena Engkau sungguh Allah yang peduli. Amin.

Ayat Pendukung: Kej. 16:7-15; Mzm. 22:23-31; Mrk. 8:27-30
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...