Menjadi Saudara Yesus

Matius 12:46-50

Belum ada komentar 58 Views

“Sebab siapa pun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di sorga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku (Mat. 12:50)

Ada peribahasa “darah lebih kental dari air”. Maknanya: hubungan darah dalam keluarga lebih kuat daripada orang yang tidak sedarah seperti teman atau orang lain. Ini menjadi kenyataan pada banyak budaya di dunia dan tidak keliru. Namun, ada juga peribahasa lainnya yang mengatakan “darah perjanjian lebih kental dari air ketuban”. Peribahasa ini hendak mengatakan bahwa makna dari “kedekatan” dapat meluas jika alasan menjadi dekat itu lebih universal lagi sifatnya.

Bagi Yesus, yang disebut keluarga itu ternyata tidak sesempit hubungan darah semata. Dalam hubungan dengan Allah yang dipanggil Bapa oleh Yesus, setiap orang yang percaya dan melakukan kehendak Allah, Sang Bapa, adalah bagian dari keluarga Yesus juga. Bukan berarti Yesus bersikap kasar terhadap anggota keluarga-Nya, melainkan Yesus hendak mengajar murid-murid- Nya bahwa relasi dengan Allah harus mengawali dan menjadi dasar relasi dengan anggota keluarga.

Di tengah budaya di mana kesukuan dan kekerabatan satu keturunan atau marga begitu mendominasi dan cenderung jatuh kepada bahaya mementingkan kelompok tertentu saja, sikap Yesus ini menjadi cara pandang yang mencerahkan. Komunitas dibangun dengan setara dan akrab. Kesediaan memberlakukan kehendak Allah telah menjadi jembatan yang memperkuat jalinan penerimaan kepada orang yang selama ini dianggap jauh, bahkan berbeda. Kehendak Allah saja yang harus menjadi subjek yang mempersatukan, bukan kehendak diri. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Terima kasih Kristus sebab aku diterima menjadi saudara-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 148; Yes. 49:5-15; Mat. 12:46-50
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...