NATAL DI HATI

Ibrani 8:1-13

Belum ada komentar 96 Views

“Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku’.’ (Ibr. 8:10)

Jimmy dan Carol Owens menciptakan lagu berjudul “Natal bukan Natal sampai itu terjadi di hatimu”. Berikut penggalan liriknya. Natal bukanlah Natal, sampai itu terjadi di hatimu. Di suatu tempat jauh di dalam dirimu di mana Natal benar- benar dimulai. Jadi, berikan hatimu kepada Yesus. Kamu akan menemukan ketika kamu melakukannya. Bahwa ini Natal, benar-benar Natal untukmu.

Penulis Surat Ibrani menjelaskan apa artinya perjanjian yang baru. Bukan berarti perjanjian lama tidak bermakna, melainkan dalam perjanjian yang baru, lingkup pernyataan anugerah Allah lebih luas dan tak terbatas lagi. Karena karya Yesus Kristus, kemah suci tidak lagi ada di bumi, tetapi di surga. Sebagai Imam Besar, Kristus memperkenalkan hukum Allah yang akan tertulis dalam akal budi dan hati. Artinya, hukum Allah tidak sesempit kata-kata yang mati, tetapi memengaruhi pikiran dan hati. Umat-Nya akan mengenali Allah yang berbelas kasih dan pengampun. Allah pembimbing dan bukan penuntut; penyelamat, bukan penghukum.

Pada masa perayaan Natal ini, pikiran dan hati kita kembali digugah oleh ingatan akan peristiwa karya kasih Allah yang agung melalui Kristus. Namun, jangan berhenti pada tergugah saja! Sebab Natal bukanlah suasana atau nuansa. Natal adalah kenyataan kabar baik bahwa kita memiliki Tuhan dan Juru selamat yang memimpin kehidupan kita dengan firman dan Roh-Nya. Berikanlah hati kita kepada Yesus supaya Natal terjadi di hati kita. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Hati dan akal budiku adalah tempat bagi hukum kasih-Mu, ya Tuhan. Bimbinglah umat-Mu ini untuk selalu mengenali kehadiran-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Luk. 1:46b-55; 1Sam. 1:19-28; Ibr. 8:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Cinta Dan Pengorbanan
    Matius 26:6-13
    “Untuk apa pemborosan ini?” (Matius 26:8b) Ungkapan “cinta perlu pengorbanan” sering digunakan untuk menggambarkan bukti cinta yang sejati. Secara...
  • Pikiran Tuhan
    Roma 11:33-36
    Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya? (Roma 11:34) Pengalaman yang panjang dan proses...
  • Hampir Sama Seperti Allah
    Mazmur 8
    Namun, Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah….(Mazmur 8:6a) Para pegiat lingkungan memperkirakan bahwa Indonesia kehilangan sekitar 10 juta...
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...