CARA HIDUP JEMAAT

Kisah Para Rasul 2:37-42

Belum ada komentar 107 Views

Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. (Kis. 2:42)

Baptisan adalah tanda suci dimulainya hidup dalam anugerah keselamatan Allah melalui Kristus dengan pertolongan Roh Kudus. Baptisan menandakan “matinya” hidup yang lama dan berkembangnya hidup baru yang terus-menerus disempurnakan Allah demi penyataan karya kasih Allah bagi dunia, antara lain melalui karya gereja. Maka, menerima sakramen baptisan tidak boleh menjadi pencapaian akhir dari hidup mengikut Kristus.

Kita menjumpai kenyataan ini dalam kehidupan jemaat yang pertama. Sesudah dibaptis, jemaat pertama tekun belajar dari rasul-rasul tentang cara hidup Kristus. Mereka sehati sepikir sebagai sebuah persekutuan. Mereka berbagi kasih bersama saat mengingat pengorbanan Kristus dalam perjamuan kudus. Mereka menjaga relasi yang akrab dengan Allah melalui kehidupan doa bersama. Cara hidup seperti inilah yang membuat jemaat pertama disukai semua orang. Bahkan, tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Marilah sekarang kita mengingat baptisan yang sudah kita terima. Ingatlah bahwa cara hidup baru semestinya sudah mulai terlihat sejak saat itu dan akan berakhir sampai kita menutup mata. Tetaplah menjadi bagian dari persekutuan. Tetaplah belajar menjadi makin serupa Kristus. Berbagilah dengan sesama. Sebab pada akhirnya, kita sadar bahwa bukan bagaimana dan kapan seseorang “mati” yang terpenting, melainkan bagaimana cara hidupnya setelah menerima anugerah keselamatan dari Kristus. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Bimbing aku, ya Tuhan, sehingga cermat mengelola bagaimana caraku hidup sebagai bagian dari jemaat-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 27; Yes. 26:7-15; Kis. 2:37-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...