Lebih Bersungguh-Sungguh Lagi

1 Tesalonika 4:1-18

Belum ada komentar 199 Views

Hal itu memang kamu telah turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih sungguh-sungguh lagi. (1 Tes. 4:1b)

Kapan terakhir kali Anda mengerjakan sebuah pekerjaan dengan sungguh-sungguh? Bagaimana hasilnya? Tentu jauh lebih baik dari pekerjaan yang dilakukan dengan biasa-biasa atau seadanya saja, bukan? Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan kesungguhan pikiran, hati dan perbuatan sudah pasti memiliki nilai lebih. Sebab pekerjaan itu dilakukan berangkat dari motivasi bukan saja harus selesai, melainkan bagaimana terselesaikan lebih baik dari pekerjaan yang dilakukan sebelumnya.

Rasul Paulus mengingatkan gereja di Tesalonika supaya lebih bersungguh-sungguh hidup berkenan kepada Allah. Dengan kekuatan Roh Allah, setiap orang Kristen dimampukan mengendalikan hawa nafsunya. Dengan mengikuti teladan Kristus, hidup bersama menjadi hidup yang memberikan manfaat. Memang akan ada saatnya kematian datang. Namun, kematian pun tidak menjadi akhir bagi orang yang percaya pada Kristus. Hidup yang diisi dengan kesungguhan melanjutkan kasih Kristus, akan berakhir dalam kebersamaan dengan Allah selama-lamanya. Allah sungguh peduli pada orang-orang yang mengisi hidup pemberian-Nya dengan kesungguhan.

Sebagai pengikut Kristus, kita bukan hanya dijadikan baik, melainkan mempertahankan serta meningkatkan apa yang baik. Hidup kita adalah perjalanan menuju pada kesempurnaan kasih Allah. Hati-hati, jangan berjalan mundur kembali pada dosa pementingan diri! Itu merugikan dan memperdaya sesama. Mari kita lebih bersungguh-sungguh lagi memberlakukan kasih-Nya. [Pdt. Essy Eisen]

DOA:
Terima kasih ya Allah, untuk Roh Kudus-Mu yang membuatku bersungguh-sungguh hidup mengikuti teladan Kristus, Anak-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 80:2-8, 18-20; Za. 14:1-9; 1Tes. 4:1-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...
  • Mukjizat Terbesar
    Yohanes 21:1-14
    Kata Yesus kepada mereka, “Marilah dan sarapanlah.” Tidak ada di antara murid-murid itu yang berani bertanya kepada-Nya, “Siapakah Engkau?”...
  • Memilih Hikmat, Memilih Kehidupan
    Amsal 8:32 - 9:6
    “Karena siapa mendapatkan aku, mendapatkan hidup, dan TUHAN berkenan kepadanya. Tetapi, siapa tidak mendapatkan aku, merugikan dirinya; semua orang...