Selubung Ke-MESIAS-an YESUS

Yohanes 7:40-52

Belum ada komentar 71 Views

Yang lain berkata: “Ia ini Mesias.” Tetapi yang lain lagi berkata: “Bukan, Mesias tidak datang dari Galileo!” (Yoh. 7:41)

Nubuat para nabi menyatakan bahwa Mesias berasal dari keturunan Daud dan lahir di Betlehem (Mi. 5:1). Ketentuan nubuat tersebut terwujud dalam diri Yesus. Baik Maria dan Yusuf berasal dari keturunan Daud, dan Yesus lahir di Betlehem. Namun, sebagian orang ternyata tidak mengetahui asal-usul Yesus. Itu sebabnya timbul perdebatan di antara mereka.

Banyak orang yang mengenal masa muda Yesus. Ia tidak pernah berguru, tetapi mengapa Ia memiliki pengetahuan yang luar biasa? (Yoh. 7:15). Bagaimana Yesus bisa membuat mukjizat yang hanya bisa dilakukan oleh Allah? Lalu, mukjizat-mukjizat itu dilakukan di dalam nama-Nya sendiri. Selain itu, karena Yesus dibesarkan di Nazaret banyak orang menduga Ia lahir di Nazaret juga. Selubung ke-Mesias-an Yesus tersembunyi dalam kemanusiaan-Nya.

Manusia sering terperangkap oleh wujud lahiriah seseorang. Peribahasa “Don’t judge a book by its cover” (jangan menilai kualitas buku dari sampulnya saja) sangat tepat. Untuk mengetahui kebenaran Kristus, kita perlu mengenal dan bersekutu dengan Dia. Kuasa Ilahi dan kasih-Nya hanya dapat kita alami melalui sikap iman kepada Kristus. Iman akan membimbing kita kepada pengertian dan kebenaran-Nya. Karena itu, menghidupi iman akan memampukan umat untuk mengalami karya keselamatan Allah yang membebaskan. Iman juga membebaskan kita dari sikap takhayul dan semua bentuk “idol” (berhala). [Pdt. Yohanes Bambang Mulyono]

DOA:
Bapa Surgawi, berilah hikmat-Mu agar kami mampu mengenal Kristus selaku Tuhan dan Juru selamat, sehingga hidup kami selalu dibarui. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 80:8-16; Yer. 6:1-10; Yoh. 7:40-52
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghormati Kekudusan-Nya
    Keluaran 3:1-12
    … tempat engkau berdiri itu adalah tanah yang kudus…Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah. (Keluaran 3:5b,...
  • Kepada-Mu Aku Percaya
    Mazmur 31:1-5, 15-16
    Tetapi, aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” (Mazmur 31:15) Beriman kepada Tuhan bukan berarti tidak...
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...