Merawat Kerukunan

Mazmur 133

Belum ada komentar 105 Views

Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! (Mzm. 133:1)

Relasi antar anggota keluarga di rumah menjadi dasar dari kemampuan anak untuk berinteraksi dengan dunia. Ketika seorang anak bertumbuh dalam relasi yang baik, maka ia akan lebih mudah berhadapan dengan dunia, bahkan merasa bahagia. Ketika seorang anak bertumbuh dalam keadaan penuh konflik, ketidakpercayaan, bahkan kurang komunikasi, maka ia akan mengalami kesulitan dalam menghadapi dunia. Relasi yang baik dalam keluarga dibutuhkan oleh anak-anak untuk bertumbuh dengan baik. Juga oleh setiap anggota keluarga untuk dapat merasa bahagia dalam hidupnya.

Mazmur 133 adalah mazmur yang singkat dan sederhana. Hanya terdiri dari 3 ayat pendek yang memiliki makna yang padat dan mendalam. Betapa baik dan indah ketika saudara bersaudara hidup rukun bersama. Seperti minyak tahbisan dan embun Gunung Hermon yang menyegarkan. Dalam kehidupan bersaudara yang rukun, maka ada berkat Tuhan yang mengalir. Singkat, padat, jelas.

Tak selamanya mudah untuk hidup rukun bersama saudara. Berbicara tentang keluarga, sepertinya tidak ada keluarga yang tidak pernah berkonflik. Setiap keluarga pernah merasakan masa- masa penuh kemarahan, bosan, bahkan letih untuk bersama. Kerukunan tidak tercipta dengan sendirinya. Kerukunan perlu diusahakan dan dirawat; perlu ada usaha ,bahkan kadang usaha ekstra untuk menciptakan suasana rukun. Dalam kerukunan, ada berkat Tuhan yang mengalir. [Pdt. Novita]

REFLEKSI:
Kerukunan adalah hal yang patut dan berguna untuk diusahakan dalam keluarga kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 133; Kej. 48:8-22; Ibr. 11:23-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghormati Kekudusan-Nya
    Keluaran 3:1-12
    … tempat engkau berdiri itu adalah tanah yang kudus…Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah. (Keluaran 3:5b,...
  • Kepada-Mu Aku Percaya
    Mazmur 31:1-5, 15-16
    Tetapi, aku, kepada-Mu aku percaya, ya TUHAN, aku berkata, “Engkaulah Allahku!” (Mazmur 31:15) Beriman kepada Tuhan bukan berarti tidak...
  • Apa Yang Engkau Kehendaki?
    Matius 20:17-28
    Kata Yesus, “Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya, “Nyatakanlah supaya kedua anakku ini duduk di dalam Kerajaan-Mu, seorang di sebelah kanan-Mu...
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...