Bengkel Kehidupan

Mazmur 100

Belum ada komentar 151 Views

Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. (Mzm. 100:3)

Saya begitu panik ketika tahu ponsel saya bermasalah. Beberapa teman yang hobinya ngulik” perangkat teknologi pun tidak bisa menolong banyak. Terpaksa saya harus pergi ke bengkel resmi. Tak sampai lima menit, ponsel saya hidup kembali dan berfungsi seperti semula. “Memang, kalau sudah dipegang sama yang punya, langsung beres,” kelakar saya kepada staf bengkel resmi tersebut.

Tampaknya, hal demikian juga terjadi dalam kehidupan manusia. Satu-satunya sosok yang paling tahu dan paling ahli untuk memperbaiki kehidupan manusia adalah Tuhan Allah. Seperti dikatakan pemazmur: Tuhan Allah adalah pencipta dan pemilik kehidupan manusia. Allah pencipta dan pemilik kehidupan itu telah memotivasi pemazmur untuk beribadah dan datang ke hadapan Tuhan. Artinya, ibadah bukan perjumpaan yang biasa-biasa saja. Melalui ibadah, kita berjumpa dengan sosok yang begitu mengenal dan tahu dalamnya kita. Bahkan, ketika ada yang tidak beres dengan hidup kita, la tahu dan sanggup untuk memperbaikinya.

Inilah makna penting ibadah. Bagaikan bengkel, ibadah menjadi momentum Allah mengembalikan kita menjadi ciptaan yang baik. Pujian dalam ibadah pun semestinya menjadi ekspresi syukur karena Tuhan mau memperbaiki hidup kita. Memang tujuan ibadah bukan sekadar menyenangkan hati. Malah semestinya kita bersyukur kalau di dalam ibadah kita merasa ditegur. Di situ Allah sedang berkarya dalam bengkel kehidupan. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

REFLEKSI:
Hati yang siap beribadah adalah hati yang siap ditegur dan diperbaiki oleh Allah Sang Pencipta dan Pemilik kehidupan.

Ayat Pendukung: Mzm. 100; Yer. 23:1-8; Mat. 20:17-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...