Bengkel Kehidupan

Mazmur 100

Belum ada komentar 154 Views

Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. (Mzm. 100:3)

Saya begitu panik ketika tahu ponsel saya bermasalah. Beberapa teman yang hobinya ngulik” perangkat teknologi pun tidak bisa menolong banyak. Terpaksa saya harus pergi ke bengkel resmi. Tak sampai lima menit, ponsel saya hidup kembali dan berfungsi seperti semula. “Memang, kalau sudah dipegang sama yang punya, langsung beres,” kelakar saya kepada staf bengkel resmi tersebut.

Tampaknya, hal demikian juga terjadi dalam kehidupan manusia. Satu-satunya sosok yang paling tahu dan paling ahli untuk memperbaiki kehidupan manusia adalah Tuhan Allah. Seperti dikatakan pemazmur: Tuhan Allah adalah pencipta dan pemilik kehidupan manusia. Allah pencipta dan pemilik kehidupan itu telah memotivasi pemazmur untuk beribadah dan datang ke hadapan Tuhan. Artinya, ibadah bukan perjumpaan yang biasa-biasa saja. Melalui ibadah, kita berjumpa dengan sosok yang begitu mengenal dan tahu dalamnya kita. Bahkan, ketika ada yang tidak beres dengan hidup kita, la tahu dan sanggup untuk memperbaikinya.

Inilah makna penting ibadah. Bagaikan bengkel, ibadah menjadi momentum Allah mengembalikan kita menjadi ciptaan yang baik. Pujian dalam ibadah pun semestinya menjadi ekspresi syukur karena Tuhan mau memperbaiki hidup kita. Memang tujuan ibadah bukan sekadar menyenangkan hati. Malah semestinya kita bersyukur kalau di dalam ibadah kita merasa ditegur. Di situ Allah sedang berkarya dalam bengkel kehidupan. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

REFLEKSI:
Hati yang siap beribadah adalah hati yang siap ditegur dan diperbaiki oleh Allah Sang Pencipta dan Pemilik kehidupan.

Ayat Pendukung: Mzm. 100; Yer. 23:1-8; Mat. 20:17-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hati Yang Menyembah
    Matius 15:1-9
    “Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari Aku.” (Matius 15:8) Ada sebuah perumpamaan yang berbunyi, “Gajah...
  • Ketaatan Mendatangkan Kemenangan
    Yosua 6:1-16,20
    Lalu pada kali yang ketujuh, ketika para imam meniup sangkakala, Yosua memerintahkan bangsa itu, “Bersoraklah, sebab TUHAN telah menyerahkan...
  • Berkat atas Keluarga
    Mazmur 128
    Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang yang takut akan TUHAN. (Mazmur 128:4) Sering kali penulis bertanya kepada anak-anak muda yang...
  • JANGAN GILA HORMAT
    Matius 23:1-12
    Siapa saja yang meninggikan diri, ia akan direndahkan dan siapa saja yang merendahkan diri, ia akan ditinggikan. (Matius 23:12)...
  • Munafik atau Utuh?
    Matius 23:13-28
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farsi, hai Kamu orang-orang munafik karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di...