Kuasa dan Kesaksian

Kisah Para Rasul 1:1-5

Belum ada komentar 94 Views

“Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.” (Kis. 1:5)

“Kita ini hanya manusia. Sama seperti yang lain, kita pun rapuh, penuh dengan kelemahan. Lalu, dengan apa kita dapat bersaksi secara kredibel?” Pertanyaan ini dilontarkan oleh seorang sahabat saat kami sedang berdiskusi mengenai kesaksian Kristiani di negeri ini. Pertanyaan tersebut tampak simpel, tetapi meminta keseriusan dan kesungguhan untuk menjawabnya.

Dalam Kisah Para Rasul, Lukas membuka kitab ini dengan kesaksiannya mengenai baptisan Roh Kudus yang akan diterima para murid. Baptisan adalah tanda inisiasi, di mana orang dihisapkan ke dalam suatu persekutuan. Yohanes membaptis dengan air sebagai tanda pertobatan. Komunitas Yohanes ini adalah komunitas orang-orang yang bertobat, berbalik dari jalan yang lama. Sedangkan, dibaptis oleh Roh Kudus berarti Roh Tuhanlah yang akan membasuh, memasukkan orang percaya ke dalam persekutuan hidup dengan Kristus, dan mereka juga akan diperlengkapi dengan kuasa untuk bersaksi. Roh Kuduslah yang memberikan kepada mereka kuasa, dunamis, sehingga mereka berani menghidupi Injil dan teladan Yesus dalam kata dan laku.

Bukan karena diri kita sendiri, maka kita mampu bersaksi dan memperlihatkan integritas dan kredibilitas hidup sebagai saksi. Rohlah yang memampukan. Karena itu, seorang saksi harus merendahkan diri dan membuka hati untuk selalu dipimpin oleh Roh. Daging kita memang lemah, tetapi kalau dipimpin Roh, kita akan menjadi penurut Tuhan. [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Kesanggupan kita adalah berkat karunia-Nya. Dalam kelemahan, Roh Kuduslah yang memampukan kita berdiri sebagai saksi-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 40:2-12; Kej. 27:30-38; Kis. 1:1-5
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...
  • Kemelut Mengubah Tabiat
    Kejadian 44:1-34
    Sekarang, biarlah hambamu ini tinggal menjadi budak tuanku menggantikan anak itu. Namun, izinkanlah anak itu pulang bersama-sama saudara-saudaranya. (Kejadian...