Menerima Yang Diasingkan

Lukas 17:11-19

Belum ada komentar 58 Views

“Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.” (Luk. 17:19)

Kisah sepuluh orang kusta bukan hanya soal mukjizat penyembuhan. Cerita ini adalah tentang pembatasan dan pemisahan manusia berdasarkan golongan murni dan tidak tahir; sehat dan sakit; halal dan najis. Ada empat golongan manusia dalam perikop sembilan ayat ini, yaitu: orang kusta, imam, orang tahir, dan orang Samaria. Orang kusta menggambarkan kaum yang dijauhkan dan disingkirkan oleh masyarakat.

Kesepuluh orang kusta menggambarkan bahwa mereka berada di dalam “hukuman” masyarakat. Hal ini menyebabkan mereka termasuk golongan “miskin“, baik ekonomi maupun pemberitaan tentang kabar baik. Mereka adalah kaum yang didiskriminasi, dan dapat tergolong disabilitas fisik juga. Salah seorang penderita kusta itu adalah orang Samaria. Orang Samaria itu, sekalipun tahir, tetap orang asing. Menarik bahwa Lukas menulis satu orang Samaria pada bagian akhir cerita ini. Sebaliknya, sembilan orang yang lain itu, sekalipun tahir, mereka tetap menyandang disabilitas dan miskin. Kusta menggambarkan penyakit menyeluruh. Maka, penyembuhan sepuluh orang kusta ini pun merupakan pemulihan holistik; penebusan umat manusia melalui Kristus.

Gereja adalah rumah bersama. Menerima mereka yang diasingkan atau dimarginalkan menjadikan gereja sebagai rumah pertama bagi semua. Hal penerimaan dan penolakan itu terletak pada umat di dalam gereja. Kedalaman iman adalah ketika kita berbagi tempat dengan kaum marginal. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Tuhan, kami rindu membarui sikap iman dengan menjadi sahabat bagi kaum tersingkirkan. Amin.

Ayat Pendukung: Yer. 29:1, 4-7; Mzm. 66:1-12; 2Tim. 2:8-15; Luk. 17:11-19
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjadi Bagian Dari Solusi
    Yohanes 9:1-41
    Jawab Yesus, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.” (Yohanes 9:3)...
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...