Penderitaan Manusia Dan Misteri Allah

Ratapan 5:1-22

Belum ada komentar 130 Views

Bawalah kami kembali kepada-Mu, ya TUHAN, maka kami akan kembali …. (Rat. 5:21)

Kitab Ratapan ini ditutup dengan menanyakan sikap Allah atas kehinaan umat karena penderitaan. Penderitaan yang mereka alami sangat merendahkan martabat kemanusiaan dan keumatan sehingga mereka terhina. Bahkan untuk makan saja, mereka dihadang bahaya maut. Jelas terungkap bahwa penderitaan umat disebabkan oleh dosa bapak-bapak, yakni pendahulu, Israel. Mereka berdosa melawan dan menentang Allah, tetapi mereka tidak ada lagi.

Penulis Kitab Ratapan menyadari keberdosaannya. Ia ingin kembali kepada Allah agar hidupnya dibarui seperti dahulu kala. Ia memohon untuk itu. Namun, Allah sepertinya telah membuangnya. Ia mempertanyakan hal itu kepada Allah, tetapi tiada jawaban Allah.

Hidup tak selamanya sukses. Hidup seorang beriman tidak melulu berisi senyum, sukacita, dan berbagai kemudahan. Bahkan, pertobatan seorang saleh bukanlah jaminan hidup menjadi bahagia. Doa dan permohonan tidak selalu mendapat jawaban. Ada kalanya, seorang beriman dibiarkan Tuhan hidup susah, menderita, dan terkucil dari dunia sesehari. Namun, apakah tidak ada Tuhan sehingga orang benar, orang saleh, atau orang tak bersalah, dibiarkan menderita? Penulis Kitab Ratapan mempertanyakan tentang kemurkaan Allah karena percaya akan keberadaan Allah. Akan tetapi, Allah belum menjawab doa kita. Mungkin Allah masih membiarkan kita menjalani, mengalami, menikmati, dan menghayati penderitaan agar tahu kemanusiaan kita. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ya Tuhan, kuatkanlah dan topanglah kami menjalani hari-hari kesusahan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 137; Rat. 5:1-22; Mrk. 11:12-14, 20-24
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menjadi Bagian Dari Solusi
    Yohanes 9:1-41
    Jawab Yesus, “Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi supaya pekerjaan-pekerjaan Allah dinyatakan di dalam dia.” (Yohanes 9:3)...
  • Harapan Di Tengah Krisis
    Yohanes 1:1-9
    Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. (Yohanes 1:9) Krisis selalu memiliki dua sisi....
  • Konsekuensi Ketidaktaatan
    1 Samuel 15:22-31
    Tetapi, kata Samuel kepada Saul, “Aku tidak mau kembali bersamamu, sebab engkau telah menolak firman TUHAN, maka TUHAN pun...
  • Gada dan Tongkat Yang Meneguhkan
    Mazmur 23
    Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang meneguhkan...
  • Memuliakan Allah
    Yohanes 7:14-31, 37-39
    Siapa yang berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi siapa yang mencari hormat bagi Dia...