Janjinya Menghidupkan Kita

Mazmur 119:49-56

Belum ada komentar 407 Views

Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku. (Mzm. 119:50)

Semua orang pernah mengalami sengsara. Namun, tidak semua orang yang sengsara berakhir dalam malapetaka. Orang dapat bangkit dari kesengsaraan karena menerima nasihat serta penghiburan yang tepat dan sehat. Sebaliknya, janji serta nasihat yang palsu dan semu hanya akan melahirkan derita dan sengsara baru yang tiada berakhir.

Pemazmur tetap berpengharapan kepada Allah. Sewaktu menderita, ia ingat kepada janji Allah yang memberikan kehidupan. Walaupun orang-orang di sekitarnya acap mencemoohnya karena sikap iman yang dipilihnya, ia tetap taat pada pengajaran kasih Allah. Kasih Allah itu ia imani nyata di sepanjang hidupnya. Apa pun kepedihan yang dialaminya, pemazmur tetap yakin pengajaran kasih Allah itu baik, benar dan indah. Ia tidak mau tersesat. Ia terus meniti jalan yang membawa pada kedamaian sejati dalam kasih Allah.

Memberi janji itu mudah, tetapi menepati janji itu susah. Kita maklum dan menerima bahwa setiap orang punya kelemahan dan keterbatasan. Karena itu, mesti hati-hati saat mendengar janji dari orang lain. Namun, Allah berbeda. Kuasa kasih dan pemeliharaan-Nya terbukti di segala abad dan tempat. Jika Allah sudah menyatakan janji-Nya, Ia pasti akan menepatinya. Kenyataan inilah yang menjadi kekuatan iman kita. Kesengsaraan hidup yang kita tempuh dalam ingatan akan janji Allah, tidak akan mematikan asa kita. Allah tidak pernah meninggalkan kita. Itu janji-Nya. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apa isi janji Allah yang tetap kita pegang selalu?

Ayat Pendukung: Mzm. 119:49-56; Yer. 32:36-44; Yak. 5:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...