Kristus Mengetuk Pintu Hati Kita

Wahyu 3:14-22

Belum ada komentar 158 Views

“Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.” (Why. 3:20)

Kota Laodikia terkenal sebagai pusat keuangan, penghasil karpet, pakaian, wol hitam, serta pusat produksi berbagai jenis obat sakit mata yang terkenal di seluruh kekaisaran Romawi. Kota ini sangat makmur. Karena itu, ketika hancur oleh gempa pada tahun 60, penduduk setempat dapat membangunnya kembali tanpa bantuan pemerintah Romawi.

Pesan utama pewahyuan dari Tuhan Yesus untuk Jemaat di Laodikia adalah tentang bahaya kepuasan diri terhadap kepemilikan dan kekayaan. Kristus mengetuk pintu hati mereka supaya hikmat-Nya membarui pola pikir dan sikap hidup mereka. Kristus menilai mereka sudah setengah hati dalam kehidupan beriman. Karena itu, mereka diajak untuk menjalin persekutuan kasih bersama Kristus. Hanya di dalam Kristus tersedia kekayaan rohani yang memberi sukacita surgawi. Mata hati mereka akan terbuka untuk melihat kelemahan diri dan juga akan terbuka kepada berkat-berkat rohani. Kristus mengajak mereka untuk mengalami makna kebahagiaan dan kejayaan yang sejati.

Tidak ada yang salah dengan kekayaan dan kepemilikan yang kita punyai sekarang ini. Namun, yang acap kali salah adalah cara kita mendapat, memberi makna, dan mengelolanya. Dengan kekayaan rohani yang dianugerahkan-Nya, Kristus memampukan kita untuk memperlakukan diri dan harta milik kita dengan kebijaksanaan yang suci. Dalam setiap teguran kasih-Nya, kita selalu beroleh kelegaan. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Apakah kita mau menerima kekayaan rohani yang dianugerahkan Tuhan Yesus?

Ayat Pendukung: Mzm. 119:49-56; Yer. 32:16-35; Why. 3:14-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...