Bersamanya Kita Kuat, Aman Dan Tenteram

Yeremia 16:14-17:4

Belum ada komentar 308 Views

Ya TUHAN, kekuatanku dan bentengku, tempat pelarianku pada hari kesesakan! (Yer.16:19)

Rest Area atau tempat istirahat adalah sarana yang wajib tersedia di sepanjang jalur tol. Di dalamnya para pengemudi dapat beristirahat, makan dan minum untuk mengisi tenaga; memeriksa kondisi kendaraan, juga mengisi bahan bakar jika diperlukan. Selepas beristirahat, kondisi tubuh kembali segar dan perjalanan dapat dilanjutkan dengan lebih aman.

Tidak mudah bagi Yeremia untuk melakukan karya kenabiannya. Nubuatannya yang keras bagi Israel dan Yehuda membuatnya kesepian. Dia tidak boleh menikah, tidak boleh ambil bagian dalam perkabungan atau pesta sukacita. Semua dalam rangka penyampaian pesan Allah bagi umat-Nya. Namun, Yeremia tetap melangkah. Dalam doanya Yeremia mengimani Allah dengan tiga penggambaran. Yaitu, Allah sebagai kekuatannya, Allah sebagai bentengnya, dan Allah sebagai tempat pelariannya. Semua gambaran ini menunjukkan Allah sebagai sumber ketenteraman, keamanan, dan perlindungan yang teguh baginya.

Sewaktu melakukan perbuatan baik, dapat saja kita menjadi lemah. Mungkin ada orang-orang yang menyerang kita dengan kata-kata yang menyakiti hati. Kita butuh tempat untuk menyegarkan jiwa supaya iman, pengharapan, dan kasih kita tidak runtuh. Ingatlah selalu bahwa Allah selalu menjadi sumber kekuatan kita. Di dalam kuasa kasih-Nya kita berlindung dan di dalam hikmat firman-Nya jiwa kita akan mendapat kesegaran. [Pdt. Essy Eisen]

REFLEKSI:
Siapakah yang sejauh ini menjadi sumber kekuatan, keamanan, dan ketenteraman kita?

Ayat Pendukung: Mzm. 139:1-6, 13-18; Yer. 16:14-17:4; Kol. 4:7-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...