ALLAH Tidak Tinggal Diam

Mazmur 58

Belum ada komentar 127 Views

Dan orang akan berkata: ”Sesungguhnya ada pahala bagi orang benar, sesungguhnya ada Allah yang memberi keadilan di bumi.” (Mzm. 58:12)

Sepanjang sejarah kehidupan manusia, ada saja penguasa-penguasa yang semena-mena menjalankan kekuasaannya sehingga menimbulkan penderitaan bagi rakyat banyak. Misalnya, Hitler. Kebengisan Hitler bukan saja melenyapkan jutaan orang Yahudi, tetapi juga menyebabkan jutaan warga Uni Soviet tewas. Juga, membunuh masyarakat yang cacat mental, mengaborsi paksa wanita hamil yang cacat fisik. Kejahatan yang dilakukan oleh para penguasa lalim berasal dari hati yang tidak takut akan Tuhan.

Ketika ketidakadilan dan ketidakbenaran merajalela, tak jarang orang menjadi meragukan kehadiran Tuhan dan keadilannya; mempertanyakan apakah kebenaran masih bernilai di hadapan-Nya? Mazmur 58 merupakan seruan pemazmur yang meminta Tuhan menegakkan keadilan. Terkadang memang, Allah seperti berdiam diri ketika ketidakadilan terjadi. Namun, pemazmur tidak kehilangan pengharapannya pada kuasa dan keadilan Tuhan. Pemazmur tetap percaya bahwa suatu saat Allah akan memberikan pahala kepada orang benar, dan Ia akan membuat keadilan-Nya tegak di bumi.

Ketika melihat ketidakadilan terjadi di masyarakat sekitar kita, atau bahkan kita sendiri mengalami perlakuan yang tidak adil, ingatlah bahwa Tuhan tidak berdiam diri. Ia akan menegakkan keadilan dengan cara-Nya. Karena itu, percayakanlah segala sesuatu kepada-Nya, Allah sang Hakim yang adil. [Pdt. Melani Ajub]

DOA:
Ya Tuhan, nyatakankanlah keadilan dan kebenaran-Mu di atas bumi, sehingga kami dapat merasakan kehadiran-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 58; Yer. 3:1-14; Tit. 1:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...