Yang Rendah Ditinggikan

Lukas 14:1, 7-14

Belum ada komentar 131 Views

“Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.” (Luk. 14:11)

Umum diketahui bahwa ruangan VIP atau VVIP hanya dapat dimasuki dan digunakan oleh orang-orang penting, yang memang patut mendapat perlakuan istimewa. Hal ini dapat menjadi penjelasan mengapa banyak orang ingin dan berusaha menjadi orang penting. Posisi penting diyakini akan menimbulkan hormat dan perlakuan istimewa.

Dalam perumpamaan perjamuan kawin, Yesus mengecam orang-orang yang berebut untuk duduk di tempat terhormat karena merasa dirinya layak dihormati. Yesus mengingatkan jangan sampai yang punya pesta mempermalukan mereka; meminta mereka pindah tempat karena ternyata ada tamu yang lebih terhormat. Lebih baik merendahkan diri. Siapa tahu yang punya pesta justru mempersilakan mereka duduk di tempat terhormat. Jangan tinggi hati, apalagi gila hormat. Lebih baik rendah hati: menjadi orang yang menyadari keberadaan dirinya dan tidak menempatkan dirinya di atas orang lain; lebih baik menganggap diri tidak layak, tetapi menerima kemurahan.

Tuhan berkenan pada kerendahan hati. Orang yang rendah hati pun beroleh ganjaran istimewa. Kerajaan Allah terbuka bagi orang yang rendah hati, yang merasa dirinya tak layak, tetapi menyadari anugerah Tuhan melayakkannya. Di tengah dunia yang penuh persaingan dan gila hormat, kita dipanggil untuk hidup rendah hati. Ingatlah, Tuhan meninggikan orang yang rendah hati. [Pdt. Melani Ajub]

DOA:
Ya Tuhan, tolong kami untuk sedia merendahkan diri seperti Engkau dan dipakai bagi kemuliaan-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Yer. 2:4-13; Mzm. 81:2, 11-17; Ibr. 13:1-8, 15-16; Luk. 14:1, 7-14
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...