Jangan Keras Kepala

Belum ada komentar 105 Views

“Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu.” (Kis. 7:51)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), keras kepala berarti tidak mau menurut nasehat orang; tegar tengkuk; kepala batu. Dari sisi psikologi, keras kepala berarti sikap seseorang yang menolak mengubah pendiriannya. Orang yang keras kepala memiliki prinsip, saya tidak akan berubah, Anda pun tidak bisa memaksa saya untuk berubah. John Sung, seorang penginjil, pun pernah mengeraskan hati tidak mau mendengar suara Roh Kudus, sebelum akhirnya bersedia mengikuti panggilan Tuhan. Pergumulan batin yang hebat sempat mengganggu kestabilan jiwanya, mengakibatkan ia harus berada di rumah sakit jiwa selama 7 bulan. Akhirnya, ia pun menerima dan menaati panggilan Tuhan untuk menyebarkan Injil di Asia, termasuk di Indonesia.

Bangsa Yahudi sering disebut sebagai bangsa yang degil hati, tegar tengkuk. Istilah tersebut serupa artinya dengan keras kepala. Stefanus pun menegur para imam kepala sebagai orang- orang yang keras kepala. Mereka menutup telinga sehingga tidak mendengar Injil dengan benar. Mereka mengeraskan hati dan tidak mau menerima bahwa Kristus berkorban bagi mereka.

Bagaimana dengan kita? Adakalanya, kita juga bersikukuh dengan pendirian kita, bukan? Kita mengabaikan suara Roh Kudus yang hendak menyadarkan kita. Saat itu terjadi, kita mendukakan Roh Kudus yang hendak mengajarkan kepada kita apa yang harus kita lakukan. Juga, menjauhkan berkat dan anugerah Tuhan dari kehidupan kita. Karena itu, janganlah keras kepala! [Pdt. Melani Ajub]

DOA:
Ya Tuhan, tolong agar kami dapat mendengar suara Roh Kudus; tidak mengeraskan hati, melainkan bertindak seturut kehendak-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 74; Yes. 5:24-30; Kis. 7:44-53
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...