Jangan Keras Kepala

Belum ada komentar 106 Views

“Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu.” (Kis. 7:51)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), keras kepala berarti tidak mau menurut nasehat orang; tegar tengkuk; kepala batu. Dari sisi psikologi, keras kepala berarti sikap seseorang yang menolak mengubah pendiriannya. Orang yang keras kepala memiliki prinsip, saya tidak akan berubah, Anda pun tidak bisa memaksa saya untuk berubah. John Sung, seorang penginjil, pun pernah mengeraskan hati tidak mau mendengar suara Roh Kudus, sebelum akhirnya bersedia mengikuti panggilan Tuhan. Pergumulan batin yang hebat sempat mengganggu kestabilan jiwanya, mengakibatkan ia harus berada di rumah sakit jiwa selama 7 bulan. Akhirnya, ia pun menerima dan menaati panggilan Tuhan untuk menyebarkan Injil di Asia, termasuk di Indonesia.

Bangsa Yahudi sering disebut sebagai bangsa yang degil hati, tegar tengkuk. Istilah tersebut serupa artinya dengan keras kepala. Stefanus pun menegur para imam kepala sebagai orang- orang yang keras kepala. Mereka menutup telinga sehingga tidak mendengar Injil dengan benar. Mereka mengeraskan hati dan tidak mau menerima bahwa Kristus berkorban bagi mereka.

Bagaimana dengan kita? Adakalanya, kita juga bersikukuh dengan pendirian kita, bukan? Kita mengabaikan suara Roh Kudus yang hendak menyadarkan kita. Saat itu terjadi, kita mendukakan Roh Kudus yang hendak mengajarkan kepada kita apa yang harus kita lakukan. Juga, menjauhkan berkat dan anugerah Tuhan dari kehidupan kita. Karena itu, janganlah keras kepala! [Pdt. Melani Ajub]

DOA:
Ya Tuhan, tolong agar kami dapat mendengar suara Roh Kudus; tidak mengeraskan hati, melainkan bertindak seturut kehendak-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 74; Yes. 5:24-30; Kis. 7:44-53
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...