Jangan Hambar

Kolose 4:2-6

Belum ada komentar 169 Views

Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang. (Kol. 4:6 )

Suatu saat, saya melawat lansia yang sudah lama tidak ke gereja karena sakit. Baru saja kami masuk ke halaman rumah seorang oma, sambil membuka jendela yang terletak di samping rumah, ia berkata, “Yah, ibu pendeta sudah datang lagi padahal penyakit saya belum juga sembuh.” Mendengar kata-katanya, hati saya menjadi terenyuh. Saya pun berkata, “Oma sabar ya, Tuhan pasti mendengar doa kita. Mari kita berdoa lebih sungguh.”

Kata-kata mudah mengalir dari mulut kita, kadang-kadang tanpa kontrol, sehingga mungkin saja bisa menyinggung perasaan orang lain atau membuat orang lain menjadi sedih hatinya. Dalam relasi kita dengan sesama, sepatutnyalah kita merespons perkataan orang lain dengan kata-kata yang tepat. Kolose 4:6 mengatakan, ”Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar.” Untuk itu, kita harus mengisi hati dan pikiran kita dengan firman Tuhan yang mengasihi kita agar memenuhi hati dan pikiran kita; menjadikannya gaya hidup kita. Sehingga, kita dapat berkata-kata dengan penuh kasih pada siapa pun, kapan pun dan dalam situasi bagaimanapun.

Kata-kata yang penuh kasih bukan hanya ditujukan kepada orang terdekat kita. Firman Tuhan mengatakan bahwa itu harus menjadi jawaban kita kepada setiap orang. Artinya, setiap saat kita perlu menjaga agar kata-kata yang keluar dari mulut kita tidak hambar, melainkan penuh kasih menyapa tiap orang. [Pdt. Melani Ajub]

DOA:
Tuhan, ajarku untuk dapat selalu berkata-kata penuh kasih sehingga memberikan damai sejahtera pada tiap orang. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 60; Hos. 13:1-16; Kol. 4:2-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...