Pengertian Yang Benar

Roma 9:30-10:4

Belum ada komentar 74 Views

Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar. (Rm. 10:2)

Film The Tale of the Princess Kaguya mengisahkan penebang bambu yang menemukan gadis seukuran ibu jari di dalam batang bambu. Selain itu, ia juga menemukan banyak emas dan kain yang sangat indah. Baginya, itu adalah bukti kemurahan surga untuk ia bisa membesarkan gadis itu secara pantas, yaitu seperti bangsawan. Ia lalu memindahkan keluarganya ke ibukota. Gadis itu terpaksa meninggalkan teman-temannya di desa. Mereka tinggal di rumah yang sangat megah dan gadis itu mendapat segala yang terbaik demi menjadikannya serupa dengan para bangsawan. Namun, gadis itu tidak bahagia. Ia merindukan rumah desanya dan bermain dengan teman-temannya. Ia ingin bebas menjadi diri yang diinginkannya.

Seperti sang penebang bambu, kita pun sering keliru dalam menunjukkan cinta kita kepada seseorang. Kita hanya berpikir dari sudut pandang kita sendiri dan bukan dari sudut pandang orang yang kita cintai itu. Begitu pun dengan orang Yahudi dalam hubungannya dengan Tuhan. Paulus mengakui bahwa sebenarnya orang Yahudi sangat giat untuk Allah, tetapi, sayangnya, tanpa pengertian yang benar. Mereka berpikir bahwa dengan melakukan hukum Taurat yang sangat ketat, seperti sunat dan kemurnian ritual, mereka akan berkenan bagi Allah.

Bagi Paulus, Kristus telah menggenapi hukum Taurat. Karena itu, keselamatan bisa kita peroleh hanya dengan menerima anugerah dan cinta-Nya. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Untuk berkenan di hadapan Allah, hal yang kita perlu lakukan hanyalah menerima anugerah cinta-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 44; Hos. 6:1-10; Rm. 9:30-10:4
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...