Allah Yang Pemurah

Lukas 11:1-13

Belum ada komentar 105 Views

Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! (Luk. 11:13)

Martha McChesney Berry mendedikasikan hidupnya untuk mengembangkan sekolah. Ia ingin menolong anak-anak para petani miskin di Georgia untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Ia mencetuskan program kreativitas kerja-belajar yang dilandaskan iman Kristen. Model ini kemudian menyebar dalam dunia pendidikan di seluruh wilayah Selatan Amerika Serikat. Selain itu, sekolah yang didirikannya juga berpusat pada maksim “doa mengubah banyak hal.” Hal itu memang dikuatkan oleh pengalamannya sendiri. Berbagai kendala, khususnya terkait keuangan dalam menjalankan sekolahnya, bisa teratasi dengan baik dalam keyakinannya kepada Tuhan. Ia mendapat banyak bantuan dari para donatur, termasuk Henry Ford.

Seperti keyakinan Martha Berry, doa memang mempunyai kekuatan yang besar karena berakar dalam keyakinan akan kebaikan Allah. Dalam rangka merespons permintaan para murid, Yesus memberikan suatu model doa yang tidak bisa dilepaskan dari keberadaan Allah sendiri yang sangat pemurah.

Hal itu ditegaskan dalam perumpamaan tentang seorang yang tetap menolong sesamanya, meskipun terpaksa. Jadi, jika kita yang jahat saja tahu bagaimana melakukan yang baik, apalagi Bapa di surga. Oleh karena itu, saat kita berdoa, kita yakin bahwa Allah itu dapat dipercaya. Dalam kemurahan dan kebaikan-Nya, Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan; segala sesuatu yang membuat hidup kita tetap terpelihara. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Doa berakar dalam kepercayaan akan Allah yang Mahabaik dan Pemurah.

Ayat Pendukung: Hos. 1:2-10 ; Mzm. 85; Kol. 2:6-15, (16-19); Luk. 11:1-13
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...