MENDENGARKAN

Lukas 10:38-42

Belum ada komentar 97 Views

“… tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” (Luk. 10:42)

Pada 2014, Satya Nadella menjadi CEO Microsoft. Salah satu metode yang digunakannya dalam memimpin Microsoft, yaitu banyak mendengarkan, sedikit bicara, dan bersikap tegas bila saatnya tiba. Atas kesuksesannya memajukan Microsoft, Nadella menerima penghargaan dan pengakuan dari Time, Financial Times, dan Fortune.

Saat ini, kemauan dan kemampuan untuk mendengarkan tampaknya makin langka, apalagi dengan banyaknya distraksi di sekitar kita sebagai akibat kemajuan teknologi. Hal itu sering kali membuat kita menjadi gagal fokus dalam mendengarkan. Sebaliknya, kita lebih cenderung menjadi orang yang justru ingin didengarkan. Kita suka banyak bicara, bahkan sampai kesulitan untuk mengontrol dan menghentikan bicara kita. Padahal, seperti sebuah ungkapan mengatakan, “Tidak seorang pun bisa belajar sesuatu saat ia bicara.”

Dalam kisah Marta dan Maria ini, Yesus menyatakan bahwa Maria telah memilih bagian yang terbaik. Namun, apakah bagian yang terbaik itu? Teks hanya menjelaskan dua hal tentang Maria, yaitu: ia duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya. Maria telah menjadikan dirinya sendiri sebagai murid atau seorang pembelajar dari Yesus. Ia menjadi murid yang setia; ia mendengarkan. Bagi Lukas, mendengarkan adalah salah satu ciri murid sejati. Dalam mendengarkan, kita belajar. Dalam mendengarkan, kita menjadi murid. Dalam mendengarkan, iman kita bertumbuh. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Langkah penting untuk menjadi murid dimulai dari mendengarkan.

Ayat Pendukung: Amos 8:1-12; Mzm. 52; Kol. 1:15-28; Luk. 10:38-42
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...