Tanah Yang Baik

Lukas 8:4-10

Belum ada komentar 64 Views

Adalah seorang penabur keluar untuk menaburkan benihnya. (Luk. 8:5)

Semua petarung di abad ke-19 gentar pada “Awful Gardner.” Itulah julukan Hezekiah Orville Gardner yang terkenal dengan kebrutalannya. Selain sebagai petarung dan petinju, ia juga dikenal sebagai pemabuk dan penjudi. Namanya sering muncul di surat kabar terkait perkelahian di bar. Suatu kali, setelah dituduh melakukan penyerangan, ia lari ke Kanada dan baru kembali setelah putranya tenggelam. Namun, setelah berpikir bahwa ia tidak akan pernah bisa melihat putranya di Surga jika ia terus hidup seperti itu, ia mulai berubah. Ia bertobat ketika menghadiri kebangunan rohani pada 1857 di New York. Nama “Awful Gardner” tidak lagi dipakainya. Ia bahkan menjadi pengkhotbah yang membuat banyak pendengarnya bertobat.

Perubahan hidup atau pertobatan seseorang memang sering kali sebuah misteri. Perumpamaan Penabur juga memperlihatkan bahwa walaupun benih dan proses penaburan itu dilakukan sama oleh sang penabur, tetapi akibatnya tetap bisa berbeda. Hasilnya tergantung dari kondisi tanah tersebut, yaitu kesiapan dan respons sang penerima itu sendiri. Oleh karena itu, bisa terjadi hasil yang kita harapkan tidak sesuai. Meskipun begitu, penabur tidak boleh putus asa.

Jika kita menabur Injil atau kebaikan, kita tidak boleh putus asa. Meskipun hasilnya belum memuaskan kita, proses penaburan itu tetap harus terus dilanjutkan. Siapa tahu yang berikutnya justru tanah baik yang bisa sangat menghasilkan buah berlipat ganda. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Seorang penabur selalu memiliki harapan akan tanah yang baik.

Ayat Pendukung: Mzm. 52; Amos 6:1-14; Luk. 8:4-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...