Mencari Yang Baik

Amos 5:10-17

Belum ada komentar 64 Views

Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian TUHAN, Allah semesta alam, akan menyertai kamu, seperti yang kamu katakan. (Am. 5:14)

“Kenalilah dirimu sendiri” adalah salah satu maksim yang ditulis di depan pintu masuk Kuil Apollo di Delphi pada abad ke-4 SM. Mengenali diri sendiri adalah sebuah keharusan yang tidak terpisahkan dalam rangka berhadapan dengan yang ilahi atau untuk bisa mendapatkan kehidupan yang penuh kebajikan. Namun, sungguh tidak mudah untuk mengenali diri kita sendiri.

Teks Amos pada hari ini tampak seperti sebuah pidato ratapan kematian. Korupsi yang sudah merajalela dalam semua arena kehidupan, politik, hukum, keluarga, agama, dan ekonomi, ibarat menggali kuburan bagi Israel sendiri. Meskipun begitu, masih terdapat pengharapan di dalamnya. Namun, harapan itu hanya bisa terwujud jika mereka mau menerima ajakan untuk mencari Allah, mencari yang baik. Dengan demikian, mereka pun akan hidup kembali.

Mencari Allah dan mencari yang baik merepresentasikan dua dimensi dari agama sejati, yang bukan sekadar ritual. “Yang baik” menunjukkan pada apa yang menyenangkan Allah, khususnya keadilan bagi orang miskin. “Mencari” dalam konteks ini menunjukkan suatu kesengajaan atau keaktifan; kehendak untuk memilih atau mengusahakan yang baik. Ketika kita hendak beribadah kepada Allah, apakah kita sudah mengawalinya dengan mengenali diri kita sendiri? Mengenali bahwa kita telah sungguh mencari yang baik, yang mendatangkan kebajikan dan kesejahteraan bagi komunitas kita, khususnya bagi orang miskin. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Mencari Allah berimpit erat dengan mencari yang baik.

Ayat Pendukung: Mzm. 52; Amos 5:10-17; Ibr. 5:1-6
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...