S.D.G.

Belum ada komentar 80 Views

Tetapi Elisa menjawab: “Demi TUHAN yang hidup, yang di hadapan-Nya aku menjadi pelayan, sesungguhnya aku tidak akan menerima apa-apa.” (2Raj. 5:16)

“Tujuan dan akhir dari semua musik seharusnya adalah kemuliaan Allah dan penyegaran jiwa, tidak ada yang lain.” Itulah keyakinan yang dihidupkan oleh Johann Sebastian Bach, seorang komposer dan musisi Jerman. Ia mendedikasikan hidupnya untuk menciptakan musik bagi kemuliaan Allah. Oleh karena itu, Bach suka menulis inisial “J.J.” (Jesu Juva—Yesus, tolonglah saya) atau “I.N.J.” (In Nomine Jesu—Dalam nama Yesus) pada awal partiturnya, sedangkan pada akhir partiturnya, ia menulis inisial “S.D.G.” (Soli Deo Gloria—Kemuliaan hanya kepada Allah).

Segala kemuliaan memang sudah seharusnyalah ditujukan kepada Allah sendiri. Elisa pun melakukan hal yang sama. Setelah Naaman sembuh, sikap Naaman terhadap Allah Elisa berubah. Naaman kini mengakui dan menyembah Allah Israel yang disembah Elisa. Naaman juga ingin memberikan hadiah kepada Elisa sebagai rasa terima kasihnya. Namun, Elisa menolak semua pemberiannya itu. Elisa sadar betul bahwa ia sendiri hanyalah pelayan Allah dan ia tidak akan mengambil keuntungan sedikit pun dari hal itu.

Bagaimana dengan kita? Apakah berbagai pelayanan dan perbuatan baik yang kita lakukan sungguh hanya ditujukan untuk kemuliaan Allah atau sebaliknya, malah penuh dengan muatan akan kepentingan diri kita sendiri? Apakah kita sedih dan kecewa jika kita mendapat imbalan yang kurang dari hasil pelayanan kita? Soli Deo Gloria! [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Kemuliaan Allah adalah tujuan dari seluruh karya dan hidup kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 6; 2Raj. 5:15-19a; Kis. 19:21-27
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...