KENAPA TAKUT?

Lukas 1:5-17

Belum ada komentar 106 Views

Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: “Jangan takut, hai Zakharia ….” (Luk. 1:13)

Takut adalah salah satu rasa yang dimiliki oleh setiap manusia. Itu keniscayaan. Setiap orang memiliki rasa takutnya sendiri dan ada kemungkinan sama dengan yang dimiliki oleh orang lain. Ada banyak rasa takut yang dapat dijumpai dalam diri manusia.

Pernyataan “jangan takut” dari malaikat yang menampakkan diri kepada Zakharia menimbulkan tanda tanya. Kenapa orang tak boleh takut? Tak ada catatan apakah Zakharia pernah bertemu dengan malaikat sebelumnya. Namun, dari reaksi Zakharia yang takut dapat diduga bahwa Zakharia belum pernah bertemu malaikat sebelumnya. Kenapa takut? Apakah malaikat itu berpenampilan menyeramkan? Tidak ada catatan. Takut kadang-kadang memang tak butuh alasan. Takut dapat muncul begitu saja. Pertanyaannya tetap sama: Kenapa takut? Takut memang menunjukkan sisi lemah manusia. Takut dapat menjadi tanda kurang percaya. Menjadi imam tak membuat Zakharia kehilangan rasa takut.

Orang kadang merasa malu ketika ia mengalami ketakutan. Seolah ketakutan adalah hal yang sangat buruk. Orang lupa bahwa takut dapat menjadi pengingat akan kelemahan manusia. Kenapa takut? Agar kita ingat bahwa kita lemah dan membutuhkan pertolongan Tuhan sebagai pihak yang lebih kuat. Tuhan selalu memberikan kekuatan dan keberanian bagi umat-Nya untuk menghadapi dan menjalani kehidupan di dunia ini. Jadi, kenapa takut? [Jan Calvin Pindo]

DOA:
Tuhan, terima kasih untuk keberanian yang Engkau karuniakan agar kami mampu mengatasi rasa takut. Amin

Ayat Pendukung: Mzm. 104:24-34, 35b; 2Raj. 2:1-15a; Luk. 1:5-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...