Lebih Dulu Melayani

Keluaran 33:12-17

Belum ada komentar 94 Views

Lalu Ia berfirman: “Aku sendiri hendak membimbing engkau dan memberikan ketentraman kepadamu.” (Kel. 33:14)

“Tuhan lebih dulu melayani kepadaku. Melayani, melayani lebih sungguh.” Kapan tepatnya Tuhan melayani kita? Jürgen Moltmann dalam bukunya Trinity and The Kingdom mengungkapkan, “Allah Yang Mahakuasa telah merendahkan diri untuk diam bersama-sama dengan orang lemah. Seperti seorang pelayan, Ia membawa suluh untuk menuntun Israel di padang gurun. Seperti seorang hamba, Ia memikul mereka dengan dosa-dosa mereka.” Sejak Allah mengadakan perjanjian dengan Israel, Ia telah melayani mereka. Ia adalah Allah Yang Mahatinggi, tetapi Ia memberi diri untuk menjadi penuntun jalan bagi Israel, dan mengaruniakan ketentraman bagi mereka sebab mereka begitu dikasihi-Nya.

Alkitab dipenuhi dengan kisah-kisah tentang Allah menunjukkan kasih-Nya kepada manusia. Perikop hari ini adalah salah satunya. Memang Allah yang mengutus Musa dan kita sering menyebut Musa sebagai hamba Allah. Namun, hari ini kita melihat bagaimana Allah memberi kasih karunia kepada Musa dan seluruh umat Israel, serta bersedia berjalan bersama-sama mereka. Apa yang mereka minta, Ia lakukan (Kel. 33:17). Sedalam itulah cinta kasih Allah kepada umat-Nya.

Dalam perjalanan hidup beriman kita kesediaan untuk melayani adalah buah dari pertumbuhan iman. Kita bersedia taat dan percaya kepada Allah, serta melayani sesama karena kita sudah lebih dulu merasakan bagaimana kita dituntun dan dilayani oleh Allah. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Allah lebih dahulu melayani kita dengan merendahkan diri dan menjadi penuntun bagi orang-orang yang dikasihi-Nya.

Ayat Pendukung: Mzm. 97; Kel. 33:12-17; Why. 22:6-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberdayakan Atau Memperdayakan?
    Yehezkiel 34:23-31
    “Kamu adalah domba-domba-Ku, domba gembalaan-Ku, dan Aku adalah Allahmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH” (Yehezkiel 34:31) Kepemimpinan sejati bukanlah tentang...
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...