Tuhan Memperhitungkan

Lukas 12:4-12

Belum ada komentar 343 Views

“… bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.” (Luk. 12:7)

Burung pipit yang kecil dikasihi Tuhan, terlebih diriku dikasihi Tuhan. Ini adalah penggalan lirik nyanyian Kidung Jemaat no. 385. Lagu ini akrab diajarkan kepada anak-anak di Sekolah Minggu. Lirik lagu ini sederhana, tetapi hendak mengajak setiap orang yang menyanyikannya bersukacita atas kasih dan pemeliharaan Tuhan yang besar bagi umat manusia. Syair lagu ini selaras dengan kutipan teks firman Tuhan yang menjadi perikop kita hari ini.

Jika kita membaca Lukas 12:1-12 kita dapat mengetahui bahwa Tuhan Yesus sedang memberi pengajaran dan penguatan kepada para murid yang dilanda ketakutan akibat situasi tidak kondusif berkaitan dengan keberadaan para Farisi. Di sini, Tuhan Yesus menggunakan burung pipit sebagai contoh. Burung pipit dikenal sebagai burung liar, tetapi dagingnya cukup populer sebagai makanan masyarakat Yahudi karena harganya yang murah. Walaupun hidup secara liar, burung pipit tetap dipelihara juga oleh Allah dan menjadi berkat sebagai bahan pangan.

Bagaimana dengan kita? Semestinya kita tidak perlu khawatir akan hidup kita. Kasih Tuhan tidak tebang pilih. Ia menyertai semua makhluk tanpa terkecuali. Bagi kita yang percaya, biarlah rasa aman dan tenteram dari pada-Nya memampukan kita menghempaskan rasa khawatir akan apa pun juga. Beranilah menghadapi kehidupan yang Tuhan anugerahkan sebab Ia senantiasa memperhitungkan keberadaan kita. [Pdt. Hizkia Anugrah Gunawan]

DOA:
Tuhan, terima kasih Engkau berkenan memperhitungkan kami sebagai anak-anak-Mu dan memelihara kehidupan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 122; Est. 9:1-5, 18-23; Luk. 12:4-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...