Dimulai Dari Yang Kecil

Lukas 13:18-21

Belum ada komentar 1273 Views

“… Kerajaan Allah … seumpama biji sesawi … seumpama ragi ….” (Luk. 13:18-19, 21)

Pada permulaan abad pertama, orang-orang Kristen hanyalah sekelompok orang yang tidak memiliki akses pada kekuasaan, dan malah sering mengalami aniaya. Lalu, apa yang menyebabkan Konstantinus Agung (306-337 M) menetapkan agama Kristen sebagai agama negara di seluruh kekaisaran Romawi? Tampaknya, meskipun berjumlah sedikit, orang-orang Kristen pada masa itu telah memberikan dampak yang nyata.

Gambaran ini juga yang diungkapkan Yesus melalui perumpamaan biji sesawi dan ragi. Biji sesawi dapat tumbuh menjadi sebatang pohon dengan tinggi mencapai dua hingga hingga meter. Pohon ini sering dikerumuni burung karena buahnya memang sangat disukai burung. Pada masa itu, pohon besar dipahami sebagai simbol dari kerajaan besar. Bangsa- bangsa yang tunduk untuk mendapatkan perlindungan dan tempat berteduh di dalam kerajaan besar diumpamakan seperti burung-burung yang bernaung pada cabang-cabang pohon. Melalui perumpamaan ini, Yesus menjelaskan tentang Kerajaan Allah yang akan mengayomi seluruh umat manusia. Cara kerja Kerajaan Allah adalah seperti ragi. Meskipun kecil dan tidak terlihat, ragi dapat mengkhamirkan atau memengaruhi seluruh adonan. Begitu pula Kerajaan Allah bekerja secara senyap, tetapi berdampak sangat besar; memengaruhi semua.

Setiap orang percaya dapat mewujudkan Kerajaan Allah seperti biji sesawi dan ragi. Artinya, memberikan dampak secara nyata di dalam setiap bidang kehidupan. [Pdt. Lindawati Mismanto]

REFLEKSI:
Sekecil apa pun diri kita, setiap peran yang kita lakukan dengan penuh kasih dan ketaatan kepada Tuhan akan berdampak kebaikan.

Ayat Pendukung: Mzm. 39; Bil. 13:17-27; Luk. 13:18-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...