Pintu Rekonsiliasi

Kejadian 33:1-17

Belum ada komentar 73 Views

Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah mereka. (Kej. 33:4)

“Sampai mati pun, saya tidak akan pernah memaafkannya. Kesalahannya besar sekali, Pak Wepe, dan tidak ada yang bisa menghapus itu,” kalimat-kalimat ini mengalir dari bibir seorang klien konseling saya, dengan getar emosi yang luar biasa. Mendengar penuturannya yang panjang lebar, saya bisa memahami betapa dalam lukanya. Namun, tidak seharusnya pintu rekonsiliasi tertutup untuk selamanya, bukan?

Esau pernah berniat membunuh Yakub, saudara kandungnya sendiri. Kesalahan Yakub memang sangat besar. Ia merebut hak kesulungan dari Esau dengan cara yang sangat licik. Akibatnya, ia harus hidup sebagai pelarian demi menghindari Esau, yang berniat untuk membunuhnya. Namun, Alkitab mencatat juga bagaimana dua saudara kandung ini akhirnya melakukan rekonsiliasi. Yakub menyadari kesalahannya, kemudian memohon pengampunan dari Esau dengan sujud ke tanah sampai tujuh kali hingga dekat kakaknya itu. Esau pun berlari untuk mendapatkan Yakub, lalu mendekap, memeluk leher, dan mencium Yakub. Rangkaian kata kerja itu menunjukkan kerinduan Esau yang mendalam terhadap Yakub. Luka lama telah sembuh, rekonsiliasi pun terjadi.

Tidak boleh ada permusuhan yang abadi di dunia ini. Orang bisa dan akan berubah, begitu pula diri kita. Terluka adalah bagian dari proses hidup dan bertumbuh. Tidak seharusnya membuat kita menutup pintu rekonsiliasi untuk selamanya. [Pdt. Wahyu Pramudya]

DOA:
Tuhan, ajarlah kami untuk mengampuni orang lain, bukan hanya memohonkan pengampunan-Mu bagi diri kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 38; Kej. 33:1-17; 1Kor. 11:2-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...