MEMAHAMI

Ayub 42:7-9

Belum ada komentar 33 Views

… firman TUHAN kepada Elifas, orang Téman: “Murka-Ku menyala terhadap engkau dan terhadap kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub.” (Ayb. 42:7)

Salah satu tantangan dalam menolong sesama yang sedang bergumul dalam penderitaan adalah memahami. Pemahaman terjadi karena mendengarkan. Tanpa memahami keadaan sesama, kita tidak dapat menolong mereka. Mendengarkan untuk memahami menjadi pendorong lahirnya Client Center Therapy di dalam ilmu psikologi. Terapi dari Karl Rogers ini menolong para psikolog untuk mendengarkan dengan baik pergumulan klien mereka.

Mendengarkan, tampaknya menjadi pergumulan tersendiri bagi Elifas, Bildad dan Zofar, para sahabat Ayub. Mereka datang untuk menghibur Ayub yang sedang menderita. Sayangnya, bukannya menghibur, kehadiran mereka justru membuat Ayub marah, sampai-sampai Ayub menyebut mereka sebagai penghibur sialan (Ayb. 16:2). Allah pun murka pada mereka, karena mereka tidak berkata benar mengenai Allah (ay. 7). Tindakan Elifas, Bildad dan Zofar menunjukkan bahwa mereka tidak memahami keadaan Ayub; mereka tidak memahami pergumulan Ayub, dan kehendak Allah. Mereka membuat penilaian dan kesimpulan terhadap kondisi Ayub dan kehendak Allah, berdasarkan pemahaman mereka sendiri.

Tindakan sahabat-sahabat Ayub, mengajarkan kepada kita bahwa kepedulian dan semangat untuk menolong sesama harus dilakukan secara baik dan tepat. Kepedulian bukan sekadar kata- kata. Kepedulian dinyatakan dalam tindakan mendengarkan, belajar memahami keadaan sesama, berempati. Berdiam diri pun dapat menjadi tanda kepedulian. Lakukanlah! [Pdt. Hobert V.G. Ospara]

DOA:
Mampukanlah kami ya, Allah untuk dapat mendengarkan dan memahami sesama kami, dan juga kehendak-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 34:2-9; Ayb. 42:7-9; Mrk. 8:22-26
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Perjumpaan Yang Membarui Kehidupan
    Yohanes 20:11-20
    Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu...
  • Engkau Milik-Ku dan Aku Milikmu
    Kidung Agung 5:9 - 6:3
    Aku milik kekasihku, dan kekasihku milikku….(Kidung Agung 6:3) Tuhan tidak hanya memanggilmu untuk datang, tetapi Ia juga membentangkan tangan-Nya,...
  • Berfokus Pada Allah, Bukan Pada Masalah
    Mazmur 16
    Aku selalu hidup berhadapan dengan TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku takkan goyah. Sebab itu hatiku bersukacita...
  • Hidup Dalam Kuasa Kebangkitan-Nya
    Matius 28:1-10
    “… Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku”. (Matius...
  • Kupuji Kebaikan-Mu Tuhan
    Keluaran 15:1-18
    “TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Dia telah menjadi keselamatanku. Dia Allahku, kupuji Dia, Dia Allah bapaku, (Keluaran 15:2) Pujian...