Jika Tuhan Menghendaki

Yakobus 4:8-17

Belum ada komentar 91 Views

Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” (Yak. 4:15)

Seorang bapak menggerutu: “Sudah lama saya berdoa, saya pun sudah berupaya, tetapi Tuhan tidak menjawab doa saya.” Pernahkah Anda mendengar sungut-sungut seperti itu? Kita ingin sesuatu, lalu kita berdoa, dan memaksa Tuhan untuk mengabulkannya. Seakan-akan, Tuhan itu adalah pelayan kita.

Yakobus mengajarkan sikap doa, bahkan sikap hidup yang tepat di hadapan Tuhan. Tuhan bukan pelayan manusia. Sebaliknya, manusialah yang menjadi pelayan Tuhan. Karena itu, manusia mesti datang kepada-Nya dengan kerendahan hati. Bahkan, Yakobus menyebutkan bahwa orang yang merendahkan diri, dialah yang akan ditinggikan. Orang yang merendahkan diri atau merendahkan hati tidak akan memaksakan kehendak, sebab ia tahu diri dan ia pun sadar bahwa Allah tahu yang terbaik untuk semua orang. Itu sebabnya, orang yang merendahkan hati akan berserah kepada Tuhan, “Bukan kehendakku, tetapi kehendak-Mu.” Jika Tuhan menghendakinya, maka saya akan berbuat ini dan itu. Jadi, kehendak Tuhan yang harus dicari dan dilakukan.

Dengan demikian, bukan Tuhan tidak menjawab doa kita, tetapi jawaban Tuhan tidak harus seperti yang kita inginkan. Dia Allah dan Dia tahu yang terbaik untuk kita. Memang kita harus membuat perencanaan hidup dan kita mesti mendoakan apa yang kita rencanakan. Namun, akhirnya kita harus berkata: “Jika Tuhan menghendaki.” Kitalah yang harus menyelaraskan hidup kita dengan kehendak-Nya, sebab kita adalah pelayan-Nya. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Sukacita seorang pelayan adalah melakukan apa yang dikehendaki oleh majikannya, dan kita ini adalah pelayan-pelayan Kristus.

Ayat Pendukung: Mzm. 128; Ams. 27:1-27; Yak. 4:8-17
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...