Berhati-Hati Mengarahkan Hati

Ulangan 4:15-20

Belum ada komentar 50 Views

“Hati-hatilah sekali ….” (Ul. 4:15)

Kita tahu, kuda delman atau andong mengenakan kacamata kuda. Kacamata kuda atau horse blinders berfungsi menutup mata kuda supaya kuda itu tidak dapat melihat ke samping dan ke belakang. Kuda jadi tidak mudah terpikat atau panik kepada hal-hal di samping atau di belakangnya. Kacamata kuda menjadi alat supaya kuda dapat diarahkan dengan baik.

Musa rindu umat Israel yang dipimpinnya taat dan setia kepada TUHAN saja. Nasihat Musa kepada umat Israel sangat jelas, “Hati-hatilah sekali … supaya jangan kamu berlaku busuk dengan membuat bagimu patung yang menyerupai berhala apa pun …” (ay. 15-16). Musa tahu, TUHAN yang telah menuntun umat keluar dari Mesir adalah Allah yang cemburu (Kel. 20:5; Ul. 5:9). TUHAN menghendaki umat-Nya untuk mengarahkan hati hanya kepada-Nya. Oleh karena itu, dalam realitas kehidupan yang akan dijalani umat, di tengah rupa-rupa tantangan dan godaan, umat diminta untuk berhati-hati dalam mengarahkan hati. Realitas kehidupan ini menyajikan banyak hal yang memikat dan menjerat. Jika tidak berhati-hati, maka tidak mustahil, umat pun akan terarah bukan kepada TUHAN, tetapi kepada yang lain-lain; kepada idola yang fana, yang menambah dosa.

Jadi, bagaimana caranya kita berhati-hati dalam mengarahkan hati? Kita sadar, kita perlu bimbingan Roh Kudus yang mengingatkan kita agar eling dan waspada dalam perjalanan hidup ini. Roh Kudus akan menerangi mata hati kita agar terarah kepada TUHAN. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

DOA:
Ya Allah, kiranya Roh Kudus-Mu selalu menerangi hidupku supaya aku berhati-hati dalam mengarahkan hatiku ini. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 106:1-6, 13-23, 47-48; Ul. 4:15-20; 1Ptr. 2:19-25
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • KEBENARAN: Jalan Yang Sempit
    Mazmur 97
    Hai orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan! Dia, yang memelihara nyawa orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan...
  • Menyambut Undangan Perjamuan
    Matius 22:1-14
    Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu. Karena itu, pergilah ke persimpangan-persimpangan jalan...
  • Tradisi Versus Injil
    Markus 2:18-22
    Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal yang...
  • Memandang Allah
    Keluaran 24:9-11
    Tetapi, la tidak melayangkan tangan-Nya terhadap pemuka-pemuka Israel. Mereka memandang Allah, lalu makan dan minum. (Keluaran 24:11) Dalam beberapa...
  • Penyesalan Yang Tulus
    Mazmur 106:1-6, 19-23
    Kami dan nenek moyang kami telah berbuat dosa, kami telah bersalah, telah berbuat fasik. (Mazmur 106:6) Ada ungkapan bahwa...