Tidak Merasa Puas

Kisah Para Rasul 6:1-7

Belum ada komentar 33 Views

“Kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan firman Allah untuk melayani meja.” (Kis. 6:2)

Suatu institusi atau perusahaan perlu memiliki tim kreatif untuk memajukan prestasi. Tim ini melakukan penelitian dan pertimbangan secara aktif dan kreatif tentang konteks di dalam dan di luar institusi tersebut. Tim ini bekerja berdasarkan sikap tidak merasa puas terhadap produk yang sudah dihasilkan sehingga institusi atau perusahaan dapat melakukan komparasi, evaluasi serta transformasi untuk kebaikan yang lebih tinggi.

Dua belas rasul Kristus tahu bahwa ada perselisihan antara orang-orang Yahudi berbahasa Yunani dan orang-orang Yahudi berbahasa Ibrani. Orang Yahudi berbahasa Yunani mempermasalahkan pengabaian terhadap janda-janda mereka dalam pelayanan sehari-hari. Mereka protes karena hal itu menunjukkan sikap diskriminatif terhadap mereka. Rasul-rasul pun menyatakan bahwa mereka merasa tidak puas karena telah melalaikan firman Allah. Lalu, mereka memilih tujuh orang pelayan meja untuk tugas pembagian makanan dalam pelayanan sehari- hari. Karena sikap tidak merasa puas terhadap praktik firman Tuhan, rasul-rasul Kristus melakukan hal yang aktif dan kreatif. Perubahan dan pembaruan pun terjadi demi kemuliaan Allah.

Tidak merasa puas terhadap kebaikan merupakan sikap mendasar yang perlu dimiliki oleh murid Kristus. Dengan sikap ini, kita akan terus berjuang melakukan introspeksi diri, bertobat dan berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan merasa tidak puas, kita terus berproses untuk hidup sesuai dengan firman Allah. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

DOA:
Ya Roh Kudus, bekerjalah terus di dalam kami agar kami selalu menyadari diri, bertobat, dan hidup baru demi Injil Kristus. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 36; Kej. 43:1-15; Kis. 6:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Dari Rutinitas Ke Sukacita
    Mazmur 100
    Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai. (Mazmur 100:1-2) “Bahaya...
  • Dari Kehampaan Menuju Kelimpahan
    Yohanes 10:1-10
    Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah. (Yohanes...
  • Dicari Karena Berharga
    Lukas 15:1-7
    Setelah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira. (Lukas 15:5) “Tidak peduli seberapa jauh engkau melangkah menjauh, kasih...
  • Allah Yang Melihat dan Bertindak
    Keluaran 3:16-22
    Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir…, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah susu...
  • Akulah Domba-Nya, Itu Cukup Bagiku
    Mazmur 23
    TUHANlah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1) Domba tidak khawatir akan jalan yang ditempuhnya karena ia percaya kepada sang...