BERSYUKUR

Mazmur 30

Belum ada komentar 73 Views

… supaya jiwaku menyanyikan mazmur bagi-Mu dan jangan berdiam diri. TUHAN, Allahku, untuk selama-lamanya aku mau menyanyikan syukur bagi-Mu. (Mzm. 30:13)

Ketika kita berjalan-jalan di Taman Hutan Raya Juanda, Bandung, kita dapat menemukan salah satu gua peninggalan Belanda dari tahun 1912. Gua itu berbentuk terowongan sepanjang 144 meter, menembus bukit. Tidak ada lampu di dalamnya. Ketika masuk gua, kita harus membawa senter. Hal ini memunculkan rasa deg-degan, takut, khawatir. Orang yang tidak menyukai tempat gelap dan sempit bisa jadi akan dilanda panik. Tetapi, ketika melihat cahaya di pintu keluar, lenyaplah semua rasa takut, khawatir dan panik; yang ada hanyalah sukacita karena dapat melalui terowongan itu.

Sukacita karena keluar dari keadaan yang penuh pergumulan dan perjuangan, dirasakan juga oleh Pemazmur. Sakit penyakit membawa Pemazmur berada di ambang maut, membuatnya takut dan hilang harapan. Tetapi, ia dapat melaluinya karena Tuhan menolongnya. Tuhan tidak membiarkan Pemazmur bergumul sendiri. Tuhan berbelas kasih padanya. Pemazmur menyadari ia tidak layak di hadapan Tuhan, karena segala dosa dan kesalahan yang pernah dilakukannya. Namun, ketika ia menyesal dan mengakui kesalahannya, Tuhan berbalik dari murka-Nya dan menunjukkan kasih serta melepaskannya dari maut.

Pemazmur bersyukur karena dilepaskan dari maut, juga karena kemurahan dan kasih setia Tuhan yang hadir dalam hidupnya. Mari kita pun bersyukur atas segala kebaikan dan kasih setia Tuhan bagi kita, serta pengalaman hidup bersama-Nya. [Pdt. Henni Herlina]

DOA:
Terima kasih untuk setiap pengalaman hidup yang membuat kami melihat kasih-Mu yang besar, ya Tuhan. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 30; Rat. 1:16-22; 2Kor. 7:2-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...
  • Jangan Mempermalukan
    Matius 18:15-20
    “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Matius...
  • KEMUNAFIKAN
    Matius 23:29-36
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai Kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...